indonews

indonews.id

Dari Biji Kopi Sembalun ke Panggung Dunia: Kisah Nasabah PNM di Inacraft 2025

Dari lereng sejuk pegunungan Sembalun di Lombok Timur, aroma kopi arabika khas nusantara kini menyeruak di panggung megah Inacraft 2025, pameran kerajinan dan ekonomi kreatif terbesar di Asia Tenggara.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Dari lereng sejuk pegunungan Sembalun di Lombok Timur, aroma kopi arabika khas nusantara kini menyeruak di panggung megah Inacraft 2025, pameran kerajinan dan ekonomi kreatif terbesar di Asia Tenggara.

Sosok di balik keharuman kopi itu adalah Siti Rohmah, nasabah Program Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang kini menjadi salah satu wajah inspiratif di ajang bergengsi yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

Setiap tahun, Inacraft mampu menarik lebih dari 60 ribu pengunjung dari dalam dan luar negeri. Namun, kehadiran Siti Rohmah menjadi sorotan tersendiri. Produk kopi arabika miliknya, yang ditanam di dataran tinggi Sembalun, Mataram, memiliki cita rasa khas dan nilai ekonomis tinggi—membedakannya dari ratusan pelaku UMKM lainnya.

Tak hanya membawa kopi Sembalun, PNM juga menampilkan lima produk kopi unggulan lain dari Kabanjahe, Probolinggo, Kendari, Denpasar, hingga kue kering khas Jakarta. Semua produk ini diramu dalam satu semangat yang sama: mengangkat potensi lokal menuju panggung nasional dan internasional.

Siti tak pernah menyangka langkah kecilnya membuka toko kelontong pada 2021 akan mengantarkannya sejauh ini. Setelah menjadi nasabah PNM Mekaar, ia mendapat pelatihan usaha, pendampingan, hingga kesempatan mengikuti ajang nasional.

“Saya sangat bersyukur bisa terpilih mengikuti Inacraft 2025. Dengan bantuan PNM, usaha kopi saya kini dikenal luas, tidak hanya di Lombok. Kesempatan ini membuka jalan agar kopi kami bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya dengan bangga.

Bagi Siti, pengalaman ini bukan sekadar kesempatan bisnis, melainkan pembuktian bahwa kerja keras dan dukungan yang tepat dapat mengubah kehidupan. “From Beans to Dreams” — dari biji kopi menjadi mimpi yang terwujud.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa keikutsertaan nasabah dalam Inacraft 2025 adalah bentuk nyata komitmen PNM dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM.

“PNM telah memberdayakan lebih dari 22,5 juta nasabah melalui Program Mekaar di seluruh Indonesia. Kehadiran Ibu Siti di Inacraft adalah representasi perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional,” ujar Dodot.

PNM meyakini kisah Siti bukanlah akhir, melainkan awal dari lahirnya lebih banyak wirausaha tangguh di tanah air. Dari pegunungan Sembalun hingga panggung internasional, Siti telah membuktikan bahwa perempuan Indonesia bisa menembus batas daerah dan membawa nama bangsa ke kancah global.

“From Beans to Dreams,” kata Dodot, “adalah semangat kami untuk melahirkan lebih banyak UMKM naik kelas dan menjadikan Indonesia dikenal sebagai negeri dengan produk lokal yang berdaya saing dunia.”

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas