indonews

indonews.id

Main Uang Dihukum Tanpa Ampun! Menkeu Purbaya: Saatnya General Cleaning di Kemenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia menegaskan tidak akan memberi ampun bagi siapa pun yang terbukti menyeleweng atau menerima uang secara tidak sah.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia menegaskan tidak akan memberi ampun bagi siapa pun yang terbukti menyeleweng atau menerima uang secara tidak sah.

“Ya dipecat. Jadi mungkin dia nemuin orang-orang yang menerima uang, yang nggak bisa diampuni lagi, ya dipecat. Kita lakukan pembersihan di situ,” tegas Purbaya kepada wartawan di kantornya, Selasa (7/10/2025).

Purbaya menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang baru-baru ini memecat sejumlah pegawai karena terbukti melakukan pelanggaran etik dan menerima uang di luar aturan.

Ia menegaskan bahwa langkah itu bukan sekadar penindakan, melainkan bagian dari “operasi bersih-bersih besar-besaran” di tubuh lembaga keuangan negara untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Pesan saya jelas: sekarang bukan saatnya main-main lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto mengumumkan bahwa pihaknya telah memecat 26 pegawai dan masih memproses 13 orang lainnya atas kasus penerimaan uang secara tidak sah.

“Dapat kami laporkan, kami dengan sangat menyesal sudah memecat 26 karyawan, kemudian hari ini di meja saya tambah lagi 13,” ujar Bimo saat peluncuran Piagam Wajib Pajak di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

Bimo menegaskan, tindakan tegas tersebut dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga integritas lembaga pajak.

“Seratus rupiah saja ada fraud yang dilakukan oleh anggota kami, akan saya pecat. Handphone saya terbuka untuk whistleblower dari Bapak, Ibu, dan saya jamin keamanannya,” ucapnya.

Langkah bersih-bersih di DJP ini mendapat sorotan luas, terutama setelah Menkeu Purbaya menegaskan bahwa era kompromi terhadap korupsi dan pungli di Kemenkeu sudah berakhir.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas