indonews

indonews.id

Universitas Tarakanita Resmi Berdiri, Hadirkan Humanisme dan Bela Rasa

Utarki menawarkan nilai-nilai yang menjadi fondasi penting agar para lulusannya tidak hanya sekedar pandai berpikir, tetapi juga bijak bertindak dan berbuat baik bagi masyarakat.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Universitas Tarakanita Resmi Berdiri, Hadirkan Humanisme dan Bela Rasa
Peresmian Unversitas Tarakanita, pada Senin (6/10/2025). (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Segenap jajaran manajemen Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita (YPTT) merayakan momen bersejarah yaitu penyerahan resmi Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk institusi dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita menjadi Universitas Tarakanita (Utartki), pada Senin (6/10/2025).

Surat Keputusan secara langsung diserahkan oleh Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., selaku Kepala LLDikti Wilayah III, kepada Dr. Sr. Yustiana Wiwiek Iswanti, CB, M.Pd., Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita (YPTT).

Penyerahan SK izin perubahan bentuk tersebut menandai babak baru dalam sejarah institusi Tarakanita, dari lembaga kejuruan menjadi universitas yang lebih luas cakupannya, sekaligus sebagai komitmen untuk memperdalam kontribusi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Selain dihadiri segenap jajaran manajemen, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno.

Dalam sambutannya, Rano Karno mengatakan bahwa acara tersebut bukan hanya peningkatan status kelembagaan, tapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang Tarakanita, yang terus beradaptasi, berintegrasi dan memperluas kontribusi bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Rano menjelaskan, Utarki hadir dengan semangat untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tapi juga berkarakter, beretika dan memiliki kepekaan sosial.

Rano mengatakan, di tengah tantangan zaman yang begitu dinamis, Utarki menawarkan nilai-nilai yang menjadi fondasi penting agar para lulusannya tidak hanya sekedar pandai berpikir, tetapi juga bijak bertindak dan berbuat baik bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi terhadap komitmen Universitas Tarakanita dalam menyediakan layanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat khususnya warga Jakarta, karena langkah ini sejalan dengan visi Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan berkualitas agar setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa," ujar Rano Karno.

 

Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Terjangkau

Sementara itu, Rektor Utarki Dr. Antonius Singgih Setiawan, SE., M.Si., Ak menyatakan komitmen untuk menyelenggarakan layanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat.

Hal itu dilakukan dengan mengedepankan aspek kualitas serta mengikuti regulasi yang ada, semangat humanisme dan bela rasa yang menjadi kekuatan atau pembeda dengan universitas lainnya.

"Biayanya sangat ramah dan terjangkau antara 3 - 3,5 juta rupiah, kami tidak membebankan dengan biaya-biaya lainnya seperti uang gedung atau uang pangkal. Jadi murni hanya uang kegiatan tunggal atau UKT," kata Antonius.

Ketua Pembina Yayasan Tarakanita (YPT), Suster Yustiana CB, menyampaikan rasa syukur atas perubahan status tersebut. Hadirnya Universitas Tarakanita menjadi bukti komitmen dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat luas.

“Kami bersyukur dan bangga bisa ambil bagian dalam mencerdaskan bangsa. Tarakanita berkomitmen menghadirkan pendidikan yang cerdas, berintegritas, dan bermakna dengan biaya yang sangat terjangkau,” ucap Suster Yustiana seperti dikutip rri.co.id.

 

Perjalanan LPK Tarakanita

Perjalanan lembaga pendidikan Tarakanita telah berlangsung selama hampir enam dekade, berawal dari tekad untuk memperkuat posisi perempuan dalam pendidikan dan masyarakat.

Gagasan LPK Tarakanita lahir atas inisiatif Sr. Emmanuella CB, dengan dukungan sejumlah tokoh pendidikan, untuk mendirikan lembaga pendidikan kejuruan bagi calon sekretaris pada 1968.

LPK Tarakanita kemudian membuka jenjang pendidikan Sekretaris Tingkat B dan C, memperluas akses dan kompetensi lulusan di bidang kesekretarisan pada tahun 1969 – 1972.

Kemudian, pada era 1977 – 1978, durasi pendidikan diperpanjang ke program tiga tahun; pada 1978 institusi berubah menjadi Akademi Sekretari Tarakanita (Aksek / LPK dengan status diploma, dan sejak 1987 secara resmi diakui.

Kemudian, pada 1990 – 1991 – Aksek menempati kampus baru di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (resmi dibuka 24 November 1990 oleh Gubernur DKI Jakarta), dan kemudian memperoleh status “Disamakan” melalui keputusan Menteri Pendidikan.

Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional 22 Oktober 2008, institusi ini resmi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STIKS Tarakanita), membuka program D3 Sekretari dan S1 Ilmu Komunikasi pada tahun 2008.

Dalam rangka penyegaran identitas dan peningkatan daya saing, STIKS Tarakanita melakukan rebranding menjadi STARKI, dengan logo dan semangat baru pada tahun 2018.

Kemudian, pada 23 September 2025, melalui SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, STARKI resmi bertransformasi menjadi Universitas Tarakanita. Kini Universitas Tarakanita menyelenggarakan 6 program studi: Diploma 3 Sekretari; S1 Ilmu Komunikasi; S1 Teknik Sipil; S1 Informatika; S1 Sistem Informasi; S1 Bisnis Digital.

Mengusung nilai-nilai “Cerdas, Berintegritas, Bermakna”, Utarki menegaskan komitmen tidak hanya menghasilkan lulusan terampil, tetapi juga insan yang berkarakter dan bermakna bagi sesama dan bangsa.

Mulai Oktober 2025, Utarki juga membuka kelas pagi dan sore untuk 4 program studi baru, sebagai upaya fleksibilitas waktu pembelajaran yang lebih ramah kepada peserta didik yang memiliki keterbatasan waktu (misalnya sambil bekerja dan berbisnis).

Di bidang Tridarma Perguruan Tinggi, Utarki juga mencatat prestasi pada tingkat kemahasiswaan melalui lomba, pengabdian masyarakat, penelitian mahasiswa, serta kerjasama antar perguruan tinggi dan dunia industri — menjadi bagian dari wujud nyata tridharma perguruan tinggi. Program magang mahasiswa juga menjadi salah satu andalan dari kurikulum yang dirancang untuk semakin membuat calon lulusan siap kerja.

Dalam momentum penyerahan SK ini, Universitas Tarakanita berharap dapat menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga memberi manfaat nasional. *

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas