Jelang 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Dubes RI Soroti Peran Strategis JAPINDA Perkuat Kerja Sama Indonesia–Jepang
Menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang pada 2028, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Nurmala Kartina Sjahrir, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Japan-Indonesia Association (JAPINDA) dalam memperkuat kemitraan kedua negara.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang pada 2028, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Nurmala Kartina Sjahrir, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Japan-Indonesia Association (JAPINDA) dalam memperkuat kemitraan kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Dubes Kartina dalam acara resepsi yang digelar Japan-Indonesia Association di Tokyo, Kamis (9/4/2026), yang dihadiri lebih dari 200 perusahaan anggota serta sejumlah tokoh penting dari kalangan bisnis dan pemerintahan Jepang.
Dalam sambutannya, Dubes Kartina menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Jepang selama ini dibangun di atas fondasi saling percaya, saling menghormati, dan komitmen untuk mencapai kemakmuran bersama. Ia menilai JAPINDA memiliki posisi penting sebagai penghubung antara sektor swasta dan pemerintah kedua negara.
“Indonesia sangat menghargai kerja sama jangka panjang dengan Jepang. JAPINDA memainkan peran strategis, tidak hanya dalam membina kemitraan bisnis, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antara sektor swasta dan pemerintah,” ujar Kartina.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Vice President JAPINDA, Toshiaki Kitamura dan Kojiro Shiojiri, serta anggota House of Representatives Jepang, Tatsuo Fukuda dan Arata Takebe.
Dalam momentum menuju 70 tahun hubungan diplomatik, Dubes Kartina optimistis kedua negara akan terus memperkuat kolaborasi di berbagai sektor. Ia menekankan pentingnya peningkatan kerja sama tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk kemitraan ketenagakerjaan dan peningkatan keterampilan.
“Ke depan, kami berharap kerja sama Indonesia–Jepang semakin luas, mencakup pengembangan SDM yang menjadi kunci masa depan kedua negara,” tegasnya.
Dubes Kartina juga mengapresiasi partisipasi aktif JAPINDA dalam forum bisnis yang digelar pada 30 Maret 2026, bertepatan dengan kunjungan resmi Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang. Kunjungan tersebut, termasuk pertemuan dengan Naruhito, dinilai sebagai simbol kuat persahabatan kedua negara.
Selain itu, pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi juga menegaskan kembali komitmen bersama dalam memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Jepang.
Sementara itu, Vice President JAPINDA, Toshiaki Kitamura, menyampaikan optimismenya bahwa kerja sama bilateral akan terus berkembang melalui peran aktif JAPINDA sebagai fasilitator dialog dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan dukungan berbagai pihak, hubungan Indonesia–Jepang diharapkan semakin solid dan mampu menjawab tantangan global di masa depan.