indonews

indonews.id

Ledakan Guncang Masjid SMAN 72 Jakarta Saat Salat Jumat, Puluhan Siswa Jadi Korban

Ledakan Guncang Masjid SMAN 72 Jakarta Saat Salat Jumat, Puluhan Siswa Jadi Korban

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Suasana khusyuk salat Jumat di Masjid SMAN 72 Jakarta, yang berada di kawasan Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025). Di tengah khutbah Jumat, jamaah dikejutkan oleh tiga kali ledakan beruntun, dengan ledakan terakhir terdengar paling keras.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, kepanikan langsung terjadi di dalam masjid sesaat setelah ledakan pertama terdengar. Ledakan diduga berasal dari area sound system, disusul kepulan asap tebal yang membuat jamaah berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

“Awalnya lagi khutbah terakhir, terus tiba-tiba ada ledakan pertama, lalu kedua, dan terakhir ketiga yang paling besar. Korban banyak banget, hampir 20 orang lebih,” ungkap pemilik akun X (Twitter) @beillinghams, yang mengaku berada di lokasi kejadian.

Laporan sementara dari pihak berwenang menyebutkan, sedikitnya 20 orang menjadi korban—terdiri atas 15 siswa dan 5 staf sekolah. Beberapa di antaranya mengalami luka serius akibat serpihan material yang terpental dari sumber ledakan.

Unggahan lain dari akun @diabwolical menggambarkan situasi pasca-ledakan yang kacau dan penuh kepanikan.
“Temen-temen ada yang tau motif ledakan BOM SMAN 72 Jakarta siang ini? Gak ada polisi juga yang pantau, baru ambulans bolak-balik, UKS penuh darah dan beberapa siswa kena ledakan,” tulisnya.

Ambulans terlihat keluar masuk area sekolah untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Ruang UKS sekolah dilaporkan penuh dengan korban luka-luka, termasuk siswa dan warga sekitar yang turut menjadi korban akibat getaran ledakan.

Hingga sore hari, kawasan sekitar masjid dan sekolah telah disterilisasi dan dijaga ketat oleh aparat TNI AL serta kepolisian. Tim penjinak bom (Jibom) dan tim inafis Polri dikerahkan ke lokasi untuk memeriksa sisa-sisa material ledakan.

Sumber internal menyebutkan bahwa petugas menemukan sebuah senjata rakitan di sekitar lokasi kejadian, namun belum ada keterangan resmi mengenai keterkaitannya dengan ledakan tersebut.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti ledakan dan asal bahan peledak. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi sambil menunggu hasil resmi penyelidikan.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas