indonews

indonews.id

Peringatan Hari Pahlawan: Mahkamah Konstitusi RI Berjaya di Uzbekistan

Bertepatan dengan Peringatann Hari Pahlawan, 10 November 2025, Mahkamah Konstitusi (MK) RI, selaku salah satu penggagas utama pembentukan Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Lembaga-lembaga setara di kawasan Asia, telah melaksanakan pertemuan bersejarah dengan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Peringatan Hari Pahlawan: Mahkamah Konstitusi RI Berjaya di Uzbekistan
Keterangan foto dari kanan: Sekjen Mahkamah Konstitusi RI, Heru Setiawan; Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan, YM. Mr. Mirzo Ukugbek Abdusalomov, Duta Besar RI untuk Uzbekistan, dan Y.M. Siti Ruhaini Dzuhayatin, 10 November 2025

Tashkent, INDONEWS.ID - Bertepatan dengan Peringatann Hari Pahlawan, 10 November 2025, Mahkamah Konstitusi (MK) RI, selaku salah satu penggagas utama pembentukan Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Lembaga-lembaga setara di kawasan Asia, telah melaksanakan pertemuan bersejarah dengan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan.

Pertemuan yang diselenggarakan di kantor Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan di Tashkent, Uzbekistan dalam rangka persiapan penyerahan Presidensi Association of Asian Constitutional Courts and Equivalent Institutions (AACC) dari Mahkamah Konstitusi Kerajaan Thailand kepada Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan.

Delegasi MK dari Indonesia yang sedianya akan dipimpin oleh Ketua MK Yang Mulia Suhartoyo, diwakili oleh Sekjen MK RI, Bapak Heru Setiawan.

Dubes RI untuk Uzbekistan merangkap Kyrgyzstan Prof Siti Ruhaini Dzuhayatin turut mendampingi delegasi MK Republik Indonesia dalam pertemuan dengan MK Republik Uzbekistan yang juga menyelenggarakan Konferensi Internasional.

Tema konferensi kali ini "Current issues of constitutional reforms and development of the institution of constitutional control" dedicated to the 30th anniversary of the establishment of the Constitutional Court of the Republic of Uzbekistan.

Sebagai Penggagas Utama AACC bersama Filipina, Korea Selatan, Mongolia, Malaysia, Thailand, dan Uzbekistan, Indonesia menjadi Sekretariat Tetap AACC yang berperan penting dalam memberikan dukungan politis dan asistensi teknis pada negara pemegang Presidensi Asosiasi MK se-Asia yang saat ini beranggotakan 22 negara.

Duta Besar RI untuk Uzbekistan dan Kyrgyzstan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, yang mendampingi pertemuan tersebut menegaskan, kehadiran MK Indonesia ungguh membanggakan.

"Sebab, di saat memperingati Hari Pahlawan, marwah dan reputasi Indonesia naik lagi di Uzbekistan dan juga di dunia, terutama setelah Bahasa Indonesia berkumandang di the 43rd General Conference UNESCO di Samarkand pekan lalu," ungkap Siti Ruhain, Senin (10/11).

Indonesia sebagai Sekretariat tetap MK se-Asia memiliki peran substantif dan posisi strategis dalam kinerja MK se-Asia sekaligus sebagai anggota dari sosiasi Sekretariat MK seluruh dunia.

Lebih lanjut Dubes Ruhaini menjelaskan, Sekjen MK sangat berwibawa dan meyakinkan dalam memberikan briefing secara langsung di hadapan Ketua MK Republik Uzbekistan dan para hakim tentang peran dan posisi Kepresidenan Uzbekistan tahun 2025-2027.

Di pihak Uzbekistan, Ketua MK, Mirzo Ulugbek Abdusalomov mengucapkan terima kasih kepada Indonesia sebagai pemegang mandate Sekretariat Tetap AACC atas dukungan substantif dan teknis Kepresidenan Uzbekistan dua tahun mendatang.

Uzbekistan akan berupaya memperkokoh peran dan posisi MK di negara-negara anggota AACC dan juga di tingkat internasional. Kokohnya MK merupakan perwujudan dari supremasi hak-hak warga dan masyarakat dalam suatu negara.


Uzbekistan juga akan mengunakan presidensi ini untuk dapat menarik beberapa negara Asia lainnya agar bergabung dengan AACC, antara lain: RRT dan negara lainnya guna memperkuat posisi MK di Asia dan di dunia.

Usai pertemuan tersebut, Dubes Ruhaini menambahkan, peringatan Hari Pahlawan di Uzbekistan tahun ini dilakukan dengan langkah nyata.

"Terus bergerak, melanjutkan perjuangan para Pahlawan dengan mengokohkan marwah dan reputasi Indonesia di kancah dunia termasuk memperkuat peran dan posisi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di negara akreditasi KBRI Tashkent," beberanta.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas