Luis Suarez Pastikan Masa Depan Menetap Barcelona
Luis Suarez, mantan pemain Barcelona yang kini bermain di Inter Miami membeberkan rencana masa depan usai kontrak bersama The Herons tuntas.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Luis Suarez, mantan pemain Barcelona yang kini bermain di Inter Miami membeberkan rencana masa depan usai kontrak bersama The Herons tuntas.
Saat ini pemain asal Uruguay itu memasuki penghujung karier bersama Inter Miami.
Rencana menetap di Barcelona diungkapkan Suarez dalam wawancara eksklusif dengan Sport.
Suarez menyampaikan bahwa dia dan keluarganya akan kembali menetap di Barcelona kontra bersama Miami selesai.
Diketahui, Suarez kini berusia 38 tahun, namun masih menampilkan performa tajam di MLS.
Musim lalu, ia mencatat 10 gol dan 10 assist dalam 30 pertandingan bersama Inter Miami.
Ia sering bermain berdampingan dengan Lionel Messi salam formasi 4-4-2
Dalam wawancaranya, Suarez menegaskan bahwa Barcelona tetap menjadi tempat yang paling dirindukan keluarganya.
“Ya, saya selalu mengikuti Barcelona, anak-anak juga, karena Anda tidak berhenti menjadi penggemar. Anda tidak berhenti mengagumi klub, Anda tetap memiliki kasih sayang kepada klub dan tetap berhubungan dengan orang-orang di sana.”
Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memang sudah memutuskan Barcelona sebagai tujuan akhir setelah pensiun.
Di Barcelona, Suarez masih memikirkan rumah. “Kami masih memiliki rumah di sana. Rencana kami adalah kembali ke Barcelona untuk segala sesuatu yang baik bagi kami".
"Kami sudah memastikannya karena semua yang telah diberikan kota itu kepada kami, dan karena kami selalu merasa seperti di rumah sendiri,” tambah dia.
Luis Suarez meninggalkan Barcelona pada 2020 saat skuad Blaugrana dibesut Ronald Koeman.
Kala itu, Suarez diberi tahu lewat telepon yang berlangsung hanya 40 detik, bahwa dirinya tak lagi memiliki masa depan di Barca.
Ia akhirnya memutuskan untuk ke Atletico Madrid dan menjadi top skor Liga Spanyol.
Suarez juga mengenang masa-masa berat selama membela Barcelona, terutama ketika performanya menurun.
“Mari mulai dengan hal negatif: saya melewati beberapa periode buruk. Ketika saya tidak mencetak gol tandang, itu sangat mengganggu saya. Saya marah pada diri sendiri.”
Ia menuturkan bahwa tekanan besar sebagai striker utama Barcelona membuat setiap pertandingan terasa seperti ujian tanpa henti.
“Itu menjadi masalah besar dan memengaruhi Anda meski Anda tidak menginginkannya. Barcelona menuntut Anda tampil setiap tiga hari, setiap pertandingan,” kenangnya.
Suarez tetap dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Barcelona.
Selama enam tahun membela Blaugrana, Suarez mencatat pencapaian yang impresif.
Statistik mencatat, Suarez mencetak 195 gol dan 113 assist dalam 283 pertandingan.
Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Barcelona.