indonews

indonews.id

Wamen Transmigrasi Dorong Penguatan Ekonomi Transmigran Lewat Bootcamp dan Dukungan Modal PNM

Wamen Transmigrasi Dorong Penguatan Ekonomi Transmigran Lewat Bootcamp dan Dukungan Modal PNM

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Sebanyak 193 peserta dari 15 kabupaten yang memiliki kawasan transmigrasi mengikuti kegiatan “BootCamp Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi” selama empat hari. Para peserta merupakan pelaku usaha yang tergabung dalam 30 lembaga ekonomi, seperti koperasi, UMKM, BUMDes, dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang beroperasi di kawasan transmigrasi.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menjelaskan, bootcamp ini digelar untuk memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan transmigrasi, tidak hanya dari sisi manajemen, tetapi juga pelembagaan, permodalan, penyediaan fasilitas, hingga penguatan akses pemasaran melalui skema off-taker.

“Forum ini penting karena di kawasan transmigrasi perlu ada peningkatan aktivitas ekonomi, baik dari manajemen, pelembagaan, modal, fasilitas, dan yang berkaitan dengan off-taker,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/11).

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi transmigrasi, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) merencanakan kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk penyaluran bantuan modal kepada warga transmigrasi. Melalui lembaga keuangan milik pemerintah tersebut, tersedia dana sekitar Rp30 triliun yang dapat diakses masyarakat.

“Sudah ada warga transmigrasi yang menikmati bantuan permodalan dari PNM,” kata Viva Yoga.

Ia berharap, dukungan pembiayaan dari PNM dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi, baik sektor jasa maupun barang, agar usaha transmigran dapat tumbuh lebih produktif dan mandiri.

Selain akses permodalan, Viva Yoga juga menekankan pentingnya pelaku usaha di lembaga-lembaga ekonomi kawasan transmigrasi untuk mulai bergerak ke arah ekonomi digital.

“Jadi ide dan kreasi dalam berusaha itu penting, terutama untuk ekonomi digital dalam rangka meningkatkan keuntungan dan bisa berinteraksi dengan dunia luar,” tegasnya.

Melalui bootcamp ini, pemerintah berharap kelembagaan ekonomi di kawasan transmigrasi menjadi lebih kuat, adaptif, dan mampu memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas, sehingga kesejahteraan warga transmigrasi dapat meningkat secara berkelanjutan.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas