Elon Musk Gratiskan Layanan Starlink untuk Indonesia Usai Banjir Besar Melanda Sumatera
Elon Musk, pendiri SpaceX sekaligus pemilik layanan internet satelit Starlink, angkat suara terkait bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir. Melalui platform X pada Sabtu (29/11), Musk menegaskan komitmennya untuk memberikan akses internet gratis bagi pelanggan Starlink di Indonesia yang terdampak bencana.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Elon Musk, pendiri SpaceX sekaligus pemilik layanan internet satelit Starlink, angkat suara terkait bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir. Melalui platform X pada Sabtu (29/11), Musk menegaskan komitmennya untuk memberikan akses internet gratis bagi pelanggan Starlink di Indonesia yang terdampak bencana.
Banjir dan longsor di Sumatera telah menyebabkan sejumlah daerah terisolasi karena akses internet dan jaringan telekomunikasi terputus. Menyikapi hal tersebut, Musk menyatakan bahwa kebijakan SpaceX memang menggratiskan layanan Starlink di wilayah mana pun di dunia yang tengah mengalami bencana besar.
“Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia,” tulis Elon Musk di X.
“Tidaklah benar mengambil untung dari musibah,” tambahnya.
Pernyataan Elon Musk itu muncul beberapa jam setelah Starlink mengumumkan bahwa seluruh pelanggan di wilayah terdampak banjir di Indonesia akan mendapatkan layanan internet gratis hingga akhir Desember 2025. Kebijakan itu berlaku bagi pengguna lama maupun pelanggan baru yang membutuhkan akses darurat.
“Bagi yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember,” tulis Starlink melalui akun resmi mereka pada Jumat (28/11).
Perusahaan juga mengungkapkan tengah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan terminal darurat dan memulihkan konektivitas di kawasan-kawasan terdampak paling parah di Sumatera.
Starlink turut memberikan kemudahan bagi pelanggan yang sebelumnya layanannya ditangguhkan. Mereka akan menerima kredit layanan gratis yang dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali perangkat selama periode bantuan ini.
“Setelah Anda membeli dan mengaktifkan layanan, silakan buat tiket dukungan dengan mencantumkan ‘Dukungan Banjir Indonesia’. Anda dapat melihat kredit yang ada melalui tab penagihan di akun Anda,” tulis pihak Starlink.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat (28/11) malam, banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat telah menewaskan sedikitnya 174 orang, sementara 79 lainnya masih hilang. Ribuan warga juga terdampak dan ratusan permukiman rusak.
Dengan bantuan internet satelit Starlink, pemerintah berharap proses evakuasi, koordinasi logistik, dan komunikasi darurat dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau wilayah yang sempat terputus.
Langkah Musk tersebut mendapat respons positif dari warganet di Indonesia, terutama di tengah upaya pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di banyak daerah.