Peduli Bencana Sumatera, Madrasah Sa`datuddarin Gelar Doa Bersama dan Buka Gerai Sembako Murah
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Ikut merasakan kepedihan korban bencana alam lewat doa bersama memohon pertolongan padaNya (istighosah). Yayasan Madrasah Sa'adatuddarin menggelar tabligh akbar dan istighosah, sekaligus membuka toko sembako murah serta mengumpulkan bantuan bagi korban bencana alam Sumatera.
Acara diselengarakan di Madrasah Sa'adatuddarin, di kawasan Mampang Prapatan dihadiri sejumlah kiai dan habib serta tokoh masyarakat, seperti Walikota Jakarta Selatan yang diwakili Camat Mampang, TNI-Polri, dan masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Madrasah Sa'adatuddarin Ir. M. Juaini Yusuf Hamdani MM. mengatakan, keluarga kita, sauadara kita tengah mendapat musibah di Sumatera, sebagai warga negara meski kita berbeda harus peduli dengan musibah tersebut.
"Kami pun menggelar doa bersama untuk mereka, sekaligus mengumpulkan bantuan. Saat ini kami masih menanti bantuan apa yang diperlukan di sana, kami tak ingin sekedar membantu tapi mengirimkan bantuan yang kurang tepat. Jadi kami masih menunggu kabar", ungkapnya.
Nantinya selain mengumpukan bantuan dari warga sekitar, pihak yayasan juga akan menerima bantuan dari para orangtua murid. Bila informasi yang tepat sudah mereka peroleh, bantuan yang sudah terkumpul akan segera dikirim ke lokasi terdampak banjir bandang Sumatera.
Usai menggelar doa bersama, pihak yayasan mengenalkan toko barang kebutuhan murah di sekolah tersebut. Gerai tersebut hasil kerja sama antara pihak yayasan dengan bank Jakarta dan Indogrosir, gerai ini tak hanya melayani para murid dan guru tapi juga untuk masyarakat.
Selaku Ketua Umum FLO (Forum Lintas Ormas) Juairi berencana menularkan gerai sembako murah ke 150 ormas dibawah naungan FLO. Bila saja 150 ormas turut membuka gerai sembako murah, ini bisa menggerakan ekonomi kerakyatan dan juga untuk ormas tersebut.
"Dengan gerai itu, jadi ormas tak lagi dipandang negatif, mencari dananya kalau tidak dengan meminta bantuan kemana-mana atau ngurusin parkiran. Dengan gerai ini mereka bisa menghidupkan organisasinya tanpa lagi turun ke lapangan", ujarnya.
Sementara Camat Mampang Prapatan Jazuri mengatakan, doa bersama ini bukan kegiatan yang baru, tiap tahun dan di momen spesial mereka juga mengadakan kegiatan tersebut. Kegiatan itu bukan hanya untuk yayasan tapi juga melibatkan masyarakat sekitar di wilayah Mampang Prapatan.
Menanggapi pedihnya korban bencana alam, ia selaku pemangku kepentingan di wilayah Mampang Prapatan, menghimbau warganya untuk waspada dengan perubahan cuaca. Dirinyameminta warga menjaga kebersihan dan tak membuang sampah sembarangan. "Bila semua warga peduli dan membuang sampah pada tempatnya, Insyallah banjir bisa kita hindari', tambahnya.
Ia juga menyambut baik rencana Ketua Yayasan dan juga sebagai Ketua FLO ingin menularkan membuka gerai sembako murah untuk 150 ormas dibawah naungannya. Semoga rencana itu segera terealisir.