Performa Buruk, Pelatih Madrid Xabi Alonso Bakal Diganti Sosok Ini
Posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid terus digoyang lantaran performa yang memburuk.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Madrid, INDONEWS.ID- Posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid terus digoyang lantaran performa yang memburuk.
Meskipun menang 1-2 saat melawan Alaves pada laga terakhir La Liga, pencapaian itu tidak serta merta menghilang rentetan kegagalan sebelumnya.
Di La Liga, sejatinya mereka tidak buruk-buruk amat. Mereka berada di peringkat 2 klasemen dengan 39 poin dari 17 laga, hasil 12 kemenangan, imbang 3 laga dan kalah 2 laga.
Sementara di Liga Champions, mereka lebih baik dari Barcelona yang terpuruk di peringkat 15 klasemen liga champions.
Di Liga Champions, Madrid berada di peringkat 7 dengan 12 poin dari 6 pertandingan, hasil kemenangan 4 laga dan kalah 2 laga.
Namun, Alonso digoyang karena tren yang terus merosot. Setelah lima laga beruntun tak pernah menang, akhirnya mereka menang 1-2 di kandang Alaves.
Dua gol kemenangan tersebut disumbang oleh Kylian Mbappe dan Rodrigo.
Namun kemenangan ini tidak membuat sorotan terhadap Alonso berakhir.
Dia tetap berada dalam perbincangan dan diminta mundur karena situasi yang kurang nyaman baginya.
Diketahui, Alonso menukangi El Real menggantikan posisi dari Carlo Ancelotti.
Alonso mengawali kiprahnya sebagai juru taktik Madrid dengan baik. Ia sempat membawa Los Blancos menguasai puncak klasemen LaLiga.
Namun, performa Madrid merosot drastis dalam dua bulan terakhir.
Bahkan, Madrid kalah dua kali dalam di LaLiga yang membuat mereka tergusur oleh Barcelona di puncak klasemen.
Merosotnya performa Madrid ini bikin posisi Alonso dilaporkan mulai tak aman.
Dikabarkan bahwa pihak manajemen telah menyiapkan sosok yang lebih kompeten untuk menggantikan Alonso.
Dikutip dari Fourfourtwo, Juergen Klopp disebut jadi salah satu kandidat pengganti Alonso.
Klopp saat ini lagi nganggur dari dunia kepelatihan usai meninggalkan Liverpool pada 2024.
Namun pria asal Jerman ini masih berkecimpung di dunia sepakbola, sebagai Direktur Sepakbola Global di Red Bull Grup.
Di sana, tugas Klopp lebih fokus pada visi jangka panjang klub-klub milik Red Bull.
Klopp menjalankan prean ini sejak Januari 2025. Namun, ini bisa bertepuk sebelah tangan.
Pasalnya, Klopp masih sangat dibutuhkan Red Bull. Hal itu diungkapkan oleh petinggi Red Bull Grup, Oliver Mintzlaff.
Meski begitu, Mintzlaff menilai Klopp bisa saja berubah pikiran untuk kembali melatih.
"Jurgen telah menjelaskan bahwa dia tidak ingin menjadi pelatih saat ini. Apakah itu akan berubah di kemudian hari, tentu saja, itu mungkin," ujar Mintzlaff dikutip dari Fourfourtwo.
Nah, semua bisa berubah jika Madrid sungguh serius mendatangkan Klopp dan tentu dengan tawaran fantastik.