Glance Gandeng IAS, Hadirkan Fitur Pengukuran Iklan Digital untuk 250 Juta Pengguna di India dan Indonesia
Perusahaan teknologi konsumer global berbasis kecerdasan buatan (AI), Glance, menjalin kemitraan strategis dengan Integral Ad Science (IAS), platform terkemuka dunia dalam pengukuran dan optimalisasi iklan digital. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai fitur pengukuran dan verifikasi iklan digital di platform Glance yang menjangkau sekitar 250 juta pengguna di India dan Indonesia.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Perusahaan teknologi konsumer global berbasis kecerdasan buatan (AI), Glance, menjalin kemitraan strategis dengan Integral Ad Science (IAS), platform terkemuka dunia dalam pengukuran dan optimalisasi iklan digital. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai fitur pengukuran dan verifikasi iklan digital di platform Glance yang menjangkau sekitar 250 juta pengguna di India dan Indonesia.
Melalui kerja sama tersebut, IAS akan menyediakan layanan verifikasi independen untuk penayangan iklan digital di ekosistem Glance. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas periklanan, transparansi, serta akuntabilitas bagi para brand dan pengiklan dalam mengukur performa kampanye iklan di seluruh platform Glance.
Secara global, hampir sepertiga iklan digital tidak terlihat oleh pengguna, yang berdampak pada pemborosan anggaran dan hilangnya peluang menjangkau konsumen. Menjawab tantangan tersebut, Glance dan IAS meluncurkan solusi pengukuran Invalid Traffic (IVT) dan viewability guna meningkatkan kualitas media dan performa iklan digital.
Solusi deteksi IVT dirancang untuk mengurangi aktivitas non-human atau anorganik, seperti bot, click farm, serta berbagai bentuk kecurangan dan penipuan iklan. Sementara itu, pengukuran viewability memastikan iklan memenuhi standar global, yakni tampil minimal 50 persen piksel selama satu detik untuk iklan display, atau dua detik untuk iklan video. Kedua metrik ini memastikan kampanye iklan menjangkau audiens riil secara efektif dan dapat diverifikasi.
Senior Vice President APAC InMobi Advertising, Gaurav Jain, menyatakan kemitraan Glance–IAS memberikan dukungan signifikan bagi pengiklan dan agensi untuk menjangkau serta mengukur audiens riil dengan tingkat akurasi yang tinggi. Menurutnya, solusi perlindungan dan pengukuran mutakhir dari IAS yang dipadukan dengan solusi premium berbasis pengguna riil dari Glance akan menghadirkan kepercayaan dan transparansi yang kuat.
“Kolaborasi ini membangun masa depan industri periklanan yang berbasiskan atensi, dengan hasil yang terukur dan aman bagi brand,” ujar Gaurav Jain dalam keterangan kepada media, Senin (15/12/25).
Hal senada disampaikan Senior Vice President APAC IAS, Laura Quigley. Ia menekankan bahwa pesatnya pertumbuhan iklan digital di India dan Indonesia menuntut peningkatan transparansi dan akuntabilitas.
“Kami akan menghadirkan analisis yang jelas dan mudah ditindaklanjuti agar kampanye iklan digital menjangkau pengguna riil, menghasilkan kinerja terukur, serta mengurangi penipuan dan pemborosan anggaran di seluruh ekosistem,” tegasnya.
Glance sendiri dikenal sebagai platform berbasis AI yang mengubah cara konsumen menikmati konten dan berbelanja melalui perangkat seluler dan layar terhubung. Platform ini menyajikan konten hiburan personal, berita, olahraga, hingga belanja bagi ratusan juta pengguna, sekaligus memimpin era baru perdagangan berbasis AI di pasar global.
Sebagai perusahaan teknologi konsumer, Glance mengembangkan platform bisnis berbasis AI generatif dengan arsitektur eksklusif yang memadukan predictive intelligence, neural visualization, dan real-time orchestration di berbagai perangkat. Glance menerima investasi dari Google, Jio Platforms, dan Mithril Capital, serta merupakan anak usaha InMobi yang tidak terkonsolidasi dalam laporan keuangan.
Sementara itu, Integral Ad Science dikenal sebagai perusahaan global penyedia platform pengukuran dan optimalisasi iklan digital yang berfokus pada kepercayaan, transparansi, dan peningkatan imbal hasil investasi iklan bagi pengiklan dan penerbit media.*