HashMicro Ungkap Kekuatan Integrasi AI dan ERP di Panggung Teknologi Singapura
HashMicro menghadiri acara SME AI Growth Day 2025 pada 4 Desember di SingapuraAcara yang diselenggarakan oleh Alibaba Cloud ini menjadi forum bagi lebih dari 250 pelaku bisnis, penyedia teknologi, dan pemimpin industri untuk membahas bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat diimplementasikan secara tepat guna untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - HashMicro menghadiri acara SME AI Growth Day 2025 pada 4 Desember di SingapuraAcara yang diselenggarakan oleh Alibaba Cloud ini menjadi forum bagi lebih dari 250 pelaku bisnis, penyedia teknologi, dan pemimpin industri untuk membahas bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat diimplementasikan secara tepat guna untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
Acara ini dirancang untuk membantu bisnis di Asia Tenggara mempercepat transformasi digital melalui solusi AI yang mudah diadopsi, aman, dan terukur. Momentum ini juga menandai penguatan komitmen Alibaba Cloud dalam menghadirkan teknologi AI enterprise-grade yang dapat diterapkan di berbagai sektor, mulai dari ritel, distribusi, manufaktur, hingga layanan profesional.
Dalam forum tersebut, HashMicro hadir sebagai perusahaan ERP terbesar se-Asia Tenggara termasuk Singapura. Dipercaya lebih dari 2.000 perusahaan lintas industri, HashMicro dikenal sebagai mitra transformasi digital yang mengedepankan inovasi, skalabilitas, serta efisiensi operasional. Reputasinya sebagai penyedia ERP yang adaptif dan berbasis AI menjadikan kehadiran HashMicro salah satu yang paling dinantikan dalam diskusi implementasi AI.
Membawakan topik “Elevate Your Intelligent Enterprise with AI-driven ERP”, Assistant of Chief Business Development HashMicro, Felin, menyoroti perubahan fundamental yang sedang terjadi dalam dunia ERP.
Menurutnya, ERP modern tidak lagi hanya menjadi alat penyimpan data atau otomasi dasar, melainkan harus berkembang menjadi sistem yang mampu memahami konteks dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cerdas.
Felin juga menyampaikan bahwa banyak bisnis kini menghadapi tuntutan operasional yang semakin kompleks sehingga membutuhkan sistem yang lebih adaptif dan mudah digunakan. Ia menjelaskan bahwa seiring perkembangan bisnis, sistem ERP perlu berevolusi agar tetap selaras dengan kebutuhan perusahaan yang bergerak cepat dan berorientasi pada efisiensi.
“ERP yang dibutuhkan bisnis saat ini adalah sistem yang mampu beradaptasi, berkembang seiring pertumbuhan perusahaan, dan memberikan kecerdasan layaknya asisten yang memahami konteks,” ujar Felin dalam sesi presentasinya di Singapura (22/12/2025)
Menjawab kebutuhan tersebut, HashMicro memperkenalkan Hashy, asisten AI yang terintegrasi langsung dalam ERP dan dapat diakses melalui chat. Dibangun melalui integrasi dan modifikasi Qwen, bagian dari Large Language Model (LLM) milik Alibaba Cloud, Hashy memberikan pengalaman ERP yang lebih cepat, interaktif, dan mudah dipahami oleh pengguna dari berbagai level.
Sebagai AI agent, Hashy telah menunjukkan manfaat nyata: mulai dari pengambilan keputusan berbasis data secara real-time antar modul, eksekusi workflow end-to-end melalui prompt sederhana, hingga tampilan sistem percakapan yang membuat penggunaan ERP terasa lebih efisien. Seluruh interaksi Hashy juga tercatat dengan baik sehingga aspek kepatuhan dan tata kelola tetap terjaga.
“Dengan Hashy yang mengambil alih tugas-tugas administratif yang repetitif, tim bisa fokus pada hal-hal yang lebih strategis,” jelas Felin. “Hashy bekerja layaknya karyawan yang selalu siap, tidak pernah lupa tugas, dan benar-benar mencerminkan misi HashMicro untuk menjadikan ERP bukan sekadar sistem, tetapi partner cerdas dalam operasional sehari-hari.”
HashMicro telah menerapkan Hashy secara luas di seluruh ekosistem ERP miliknya. Dalam sesi demo di SME AI Growth Day, Felin menampilkan bagaimana Hashy dapat mengotomatisasi proses penagihan pembayaran melalui panggilan telepon, membantu HR dalam administrasi harian, mengatur tender kompleks dengan bernegosiasi bersama vendor, hingga menghasilkan laporan bisnis komprehensif dalam hitungan detik untuk divisi sales, finance, dan inventory.
Ke depan, HashMicro berkomitmen memperluas adopsi AI dalam sistem ERP dengan mengembangkan AI agent baru untuk fungsi-fungsi strategis lainnya, memastikan setiap bisnis,
termasuk bisnis skala kecil hingga menengah (SME) dapat mengakses teknologi kelas enterprise tanpa kompleksitas yang selama ini menjadi hambatan.
Selaras dengan semangat AI for SME Growth yang digaungkan dalam acara ini, HashMicro memandang AI bukan hanya sebagai fitur tambahan, tetapi fondasi penting untuk membangun masa depan bisnis yang lebih cerdas, gesit, dan kompetitif di Asia Tenggara.*