indonews

indonews.id

Corsec Dodot: Pelayanan Berbasis Empati, Cara PNM Menumbuhkan Harapan Nasabah Prasejahtera

Sekretaris Perusahaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pelayanan sepenuh hati dan pendekatan empatik menjadi kunci PNM dalam menjangkau kelompok subsisten yang selama ini belum tersentuh layanan keuangan formal.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

 

Jakarta, INDONEWS.ID – Sekretaris Perusahaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pelayanan sepenuh hati dan pendekatan empatik menjadi kunci PNM dalam menjangkau kelompok subsisten yang selama ini belum tersentuh layanan keuangan formal.

Bagi sebagian ibu prasejahtera, mengakses layanan keuangan kerap menjadi pengalaman yang menimbulkan rasa sungkan dan kekhawatiran. Kekakuan sistem, keterbatasan pemahaman, hingga persyaratan jaminan sering menjadi penghalang. Namun, pengalaman tersebut berubah saat mereka berjumpa langsung dengan Account Officer (AO) PNM yang hadir dengan pendekatan sederhana dan penuh kehangatan.

Pertemuan awal antara AO PNM dan nasabah kerap berlangsung di tempat-tempat sederhana, seperti teras rumah, balai warga, atau area perkampungan. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan kesediaan mendengar, AO PNM membuka akses pembiayaan tanpa agunan sekaligus memberikan pendampingan agar nasabah dapat bertumbuh dan naik kelas.

Pelayanan PNM tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan semata. Dalam proses pendampingan, AO PNM mengenal lebih dekat kehidupan nasabah, mulai dari memahami ritme usaha harian hingga membangun relasi yang menghadirkan rasa aman. Pendekatan personal ini membuat nasabah merasa ditemani secara langsung, bukan dilayani dari jarak jauh.

Setiap kunjungan rutin, percakapan ringan, serta solusi yang disampaikan dengan bahasa sederhana menjadi bagian dari pengalaman yang menumbuhkan kepercayaan. Hubungan yang terjalin secara konsisten perlahan membangun ikatan emosional antara nasabah dan PNM.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa pendekatan tersebut merupakan wujud komitmen PNM dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.
“PNM hadir untuk melayani masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Dengan akses pembiayaan yang bertanggung jawab dan pendampingan berkelanjutan, kami ingin mereka memiliki produk keuangan yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dodot menambahkan, pembiayaan tanpa pemberdayaan tidak akan cukup untuk menciptakan perubahan yang nyata.
“Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pengetahuan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha melalui Account Officer. Tujuannya agar kehidupan nasabah benar-benar menjadi lebih baik,” jelasnya.

Di balik peran tersebut, AO PNM menjalankan tugasnya dengan empati dan kepedulian. Mereka memahami bahwa layanan keuangan bagi nasabah bukan sekadar transaksi, melainkan bagian dari perjuangan memperbaiki kehidupan keluarga. Ketika pengalaman itu dirangkai secara konsisten, PNM berupaya menghadirkan rasa aman, harapan, serta keberanian bagi ibu-ibu prasejahtera untuk membangun masa depan yang lebih baik.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas