indonews

indonews.id

Pesan Bernas Prof Emil Salim pada Perayaan 50 Tahun Surat Kabar Kampus UI

Prof Emil Salim, salah satu sesepuh alumni Universitas Indonesia turut hadir dalam acara peringatan HUT-50 Surat Kabar Kampus UI (SKKUI) Salemba.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Pesan Bernas Prof Emil Salim pada  Perayaan 50 Tahun Surat Kabar Kampus UI
Tabe. Cowo cara apload berita pojok e. Uda kehapus file2 saya kemarin. Bisanya tinggal klik http//pojokbebas.com//admin Lupa gimana yang benar. Lengkap pasword e.

Jakarta, INDONEWS.ID -  Prof Emil Salim, salah satu sesepuh alumni Universitas Indonesia turut hadir dalam acara peringatan HUT-50 Surat Kabar Kampus UI (SKKUI) Salemba.

Acara yang digelar di Fakultas Kedokteran UI, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026) dihadiri sejumlah tokoh antara lain Prof. Dr. Lukman Hakim, Dr. Dipo Alam, Ir. Heri Akhmadi, Drs. Saur Hutabarat.

Hadir pula Ir. Harun Al-Rasyid, dengan moderator Prof. Dr. Ikrar Nusa Bakti, Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, Menkokumham Imipas dan DR. Chairul Tanjung, Chairman CT Corp. Yusril dan Chairul Tanjung menjadi pembicara kunci dalam acara ini.

Meskipun sudah sepuh, Prof Emil Salim tetap semangat menghadiri acara peringatan separuh abad surat kabar kampus UI dan memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, mantan menteri era Soeharto tersebut membeberkan dinamika politik dan perkembangan kampus UI pada jamannya.

Ia mengenang bagaimana perkembangan kampus kala itu. UI, kala itu merupakan satu kesatuan terpecah atas 3 kota: Bandung, Bogor dan Jakarta.

Dikenangnya juga bagaimana mahasiswa harus bebas dari partai politik dan kembali pada peri kehidupan kemahasiswaan yang kemudian terkenal dengan slogan: buku, pesta dan cinta.

Di akhir sambutannya ia menyampaikan pesan bernas kepada mahasiswa. Bahwa menjadi mahasiswa adalah bagian hidup yang terindah.

"Bagian hidup yang terindah dalam kehidupan saya adalah Universitas Indonesia, Universitas kami, Bandung, Bogor, Jakarta. Itulah hak milik kami," tandanya.

Dia pun berharap semangat kesatuan Universitas Indonesia terus berkembang dengan identitas dirinya.

"Politik bisa berkembang,  keadaan bisa berubah tapi jiwa mahasiswa berhasrat belajar, berhasrat mengejar kemajuan tetap harus berkibar di samping rasa cinta pada manusia, pada tanah air," benernya.

Sebelumnya, Asri Hadi selalu koordinator media dan humas acara 50 tahun surat kabar kampus Salemba mengatakan, menekankan bahwa perayaan 50 tahun merupakan forum intelektual, non-politis, lintas generasi, dan tentang peran pers kampus profesional yang relevan  di era digital.

"Peringatan 50 tahun SKKUI Salemba adalah forum intelektual lintas generasi untuk merefleksikan peran pers kampus sebagai ruang pendidikan etika, profesionalisme, dan tanggung jawab publik, sekaligus membaca tantangannya di era media digital", ujarnya. 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas