indonews

indonews.id

Ini Hidupku, bukan Mereka

Ini Hidupku, bukan Mereka

Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut

Penulis: Bunga Kejora

Sebagian warga masyarakat menistakan sosok gay, waria, homo atau nama apa pun kategori  mereka yang memiliki identitas seksual berbeda,  yang nyatanya ada dalam kehidupan kita.
Tapi jika menonton film Jepang ini, This is I, yang dirilis Netflix akhir pekan ini,  taulah kita bahwa batin mereka sendiri menyimpan kesedihan mendalam. Paling tidak Kenji Onishi tokoh utama film Kisah Nyata ini, merasa dirinya perempuan tapi terjebak dalam tubuh laki2. Kenji, yang diperankan oleh pria pendatang baru, Haruki Machizuki, tak mau dan tak tenteram dengan itu. 

Bertahun2 ia amat berharap alat vitalnya jatuh, dan ia menjadi "wanita" karena tidak memiliki penis lagi. 

Tipikal hidup sebagai gay dialaminya sejak sekolah di Osaka; dibully dan dipermalukan, dan berusaha keras menunjukkan diri sebagai laki-laki dihadapan orang tua. 

Sampai suatu ketika ia diam-diam mengikuti seorang wanita yang berpakaian mencolok. Ternyata, wanita itu salah satu penghibur di klub malam yang artis pertunjukannya waria.

Kenji hidup di jaman yang salah. Ia kelahiran 72. Di masa cukup umur pun, operasi kelamin, transgender masih menjadi kata yang sangat asing.

Tapi tidak berarti tidak ada yang memahami. Semesta mempertemukannya dengan seorang dokter muda Koji Wada. Wada, 38 tahun, bisa melihat pentingnya jiwa yg "hidup" untuk manusia yang hidup. Seperti saat seorang korban kecelakaan berhasil diselamatkan nyawanya, tapi hampir separuh wajahnya penuh corengan bekas luka. "Bagaimana aku bisa hidup begini," ujar perempuan muda itu berlinang air mata.

Maka ia mengerti "kematian" jiwa Kenji saat ia tetap menjadi laki. Ia melihat seorang "Kenji" yang lain saat berpakaian perempuan dengan riasan, yang begitu bebas gembira menari dan menyanyi di panggung.

Setelah " musuh" di bagian bawah tubuh Kenji enyah, Kenji menjadi Ai Hanura yang manis berambut poni dengan atribut perempuannya. 

Keberhasilan operasi kelamin Kenji menyebar membuat klinik Dokter Wada di Osaka kebanjiran pasien. Setiap hari puluhan orang mendaftar. Membuat dokter Wada  kelelahan. Ketika meninggal tahun 2007, Wada telah berhasil menangani 600 pasien transgender. Ia  sempat ditangkap polisi karena di awal tahun 90 an, atau 36 tahun lalu, operasi kelamin melanggar hukum di Jepang. 

Tapi apakah setelah berubah kelamin masyarakat menerima Kenji ? Calon ibu mertuanya meminta pacar anaknya mundur sebagai calon istri.  Meski disampaikan dengan gaya merunduk santun Jepang, didampingi keluarga besar, alasan calon ibu mertua tegas " kamu tidak bisa punya anak"

Penolakan pun bertubi2 setelah Ai patah hati dan  pindah ke Tokyo meniti karir. Pencari bakat yang sangat ingin mengorbitkannya, mundur setelah membaca data dirinya. Dahulu ia laki2 bernama Kenji. "Aku ingin memulai sesuatu dengan kejujuran," katanya. 

Aku ada, aku adalah diriku, bukan aku yang disetir kehendak masyarakat harus tetap menjadi laki-laki.  Itulah mengapa Sutradara Yusaku Matsumoto memberi judul filmnya, " This is I" dan bukan " This is Me" 

 

Tags:
© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas