Bayi Perempuan Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu, Tinggalkan Surat Haru: Ibu Meninggal
Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kondisi hidup di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga, Jalan Pejaten Raya RT 010 RW 002, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kondisi hidup di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga, Jalan Pejaten Raya RT 010 RW 002, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolsek Pasar Minggu, Anggiat Sinambela, mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan warga setelah terdengar suara tangisan dari arah gerobak.
“Saksi atas nama Dinda mendengar suara tangisan. Saat dicek, di dalam gerobak terdapat tas belanja warna hitam. Ketika dibuka, terlihat seorang bayi perempuan dalam posisi miring, memakai pakaian boneka berwarna biru dan diselimuti selimut bayi,” ujar Anggiat, Rabu (4/3/2026).
Di dalam tas belanja itu juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi, seperti susu bubuk, tisu basah, serta sarung tangan bayi. Selain itu, terdapat secarik kertas berisi tulisan tangan yang diduga ditinggalkan oleh orang yang menelantarkan bayi tersebut.
Menurut Anggiat, berdasarkan isi surat tersebut, bayi diperkirakan berusia dua hari. Surat itu ditulis oleh seseorang bernama Zidan (12), yang mengaku sebagai kakak dari bayi tersebut.
“Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan tulisan di kertas yang dituliskan oleh seorang bernama Zidan, yang diduga orang yang dengan sengaja meninggalkan bayi di TKP,” jelasnya.
Dalam suratnya, Zidan menyampaikan permintaan agar sang adik dirawat dengan baik. Ia juga menuliskan bahwa ibu mereka meninggal dunia saat melahirkan.
Berikut isi surat yang ditemukan bersama bayi tersebut:
Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya. Karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih.
Zidan 12 tahun
Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran isi surat serta menelusuri keberadaan penulisnya. Sementara itu, bayi perempuan bernama Ameera Ramadhani tersebut telah mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.