indonews

indonews.id

Gubernur Pramono Anung Dukung Penangkapan Masif Ikan Sapu-sapu di Sungai Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap aksi penangkapan massal ikan sapu-sapu yang belakangan dilakukan di sejumlah sungai di Ibu Kota. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap aksi penangkapan massal ikan sapu-sapu yang belakangan dilakukan di sejumlah sungai di Ibu Kota. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Pramono mengapresiasi upaya jajaran pemerintah kota bersama petugas lapangan, termasuk Pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang aktif melakukan penangkapan ikan tersebut.

“Saya menyetujui kalau dilakukan secara masif untuk mengurangi ikan sapu-sapu. Apa yang dilakukan oleh PPSU dan Wali Kota Jakarta Pusat kemarin, Pemerintah DKI Jakarta memberikan apresiasi,” ujar Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berasal dari Amerika Selatan dengan daya tahan hidup sangat tinggi.

“Ikan ini migrasi dari Amerika Selatan, daya tahan hidupnya luar biasa, bisa makan apa saja,” jelasnya.

Menurut Pramono, sifat invasif ikan tersebut dapat mengancam keberadaan ikan lokal di sungai-sungai Jakarta. Jika tidak dikendalikan, populasi ikan sapu-sapu berpotensi mendominasi habitat dan merusak rantai makanan.

“Kalau dibiarkan, ikan-ikan lain seperti wader dan sebagainya bisa hilang,” tambahnya.

Selain berdampak pada ekosistem, Pramono juga mengingatkan potensi risiko kesehatan jika ikan sapu-sapu dikonsumsi. Ia menilai kebiasaan ikan tersebut memakan berbagai jenis limbah dapat menyebabkan dagingnya terkontaminasi zat berbahaya.

“Karena dia makan apa saja, dagingnya berpotensi mengandung kontaminasi zat berbahaya,” tegasnya.

Sebelumnya, operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan di Kali Cideng, tepatnya di kawasan Plaza Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta serta petugas Gulkarmat Jakarta Pusat.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menangkap 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar yang dinilai mengganggu ekosistem sungai.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan penyebaran spesies invasif di perairan Jakarta.

Ia menambahkan, langkah serupa sebelumnya juga telah dilakukan di Kali Ciliwung sebagai bagian dari program pengendalian populasi ikan sapu-sapu di ibu kota.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas