indonews

indonews.id

Bantu DKM, e-Mas Gandeng Universitas Islam Bogor Ummul Quro Al Islamy Beri Pelatihan Manajerial Masjid

Pelatihan akan digelar di Masjid Al-Hasyimi, yang terletak di kawasan Kampus UIB Ummul Quro Al Islamy Leuwiliang Bogor. Pelatihan akan diselenggarakan pada Sabtu, tanggal 30 Mei 2026, bertepatan dengan hari Tasyrik ketiga, 13 Dzulhijjah 1447.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Bantu DKM, e-Mas Gandeng Universitas Islam Bogor Ummul Quro Al Islamy Beri Pelatihan Manajerial Masjid
e-Mas

Bogor, INDONEWS.ID - Kesadaran akan Tri Darma Perguruan Tinggi untuk mendarmabuktikan ilmu pengetahuan bagi peningkatan kecerdasan  masyarakat,  melahirkan program untuk membantu dalam Manajerial Masjid bagi para Dewan Kemakmuran Masjid yang ada di lingkungan kampus dan wilayah terkoneksi.

Universitas Islam Bogor Ummul Quro Al Islamy (UIB IUQI) menggandeng komunitas e-Mas (Eksekutif Masjid Mulia Makmur) berupaya mewujudkan terselenggaranya pelatihan manajemen tersebut. Musyawarah penyusunan kepanitiaan, dilangsungkan di Pondok Pesantren  Ummul Quro Al Islamy Bogor.

Al hasil, terjadi kesepakatan dan kesefahaman bersama. Sebagai Steering Committee (Dewan Pengarah) ditunjuk Rektor UIB UQI, Warek 3 UIB UQI dan CEO e-Mas.

Adapun, Operating Committee (OC) atau Panitia Pelaksana dipercayakan kepada H. Agus Riadi yang telah berpengalaman dalam bidang pelatihan Manajemen Masjid sebagai Ketua. Sekretaris dipercayakan kepada salah satu Direktur di Kepengurusan UIB UQI yakni Ustad Jamaludin MEsy. Sekretaris dinilai sangat sentral, apalagi memahami seluk beluk budaya dan lingkungan.

Pelatihan akan digelar di Masjid Al-Hasyimi, yang terletak di kawasan Kampus UIB Ummul Quro Al Islamy Leuwiliang Bogor. Pelatihan akan diselenggarakan pada Sabtu, tanggal 30 Mei 2026, bertepatan dengan hari Tasyrik ketiga, 13 Dzulhijjah 1447.

H. Agus Riadi mengatakan, Masjid Al Hasyimi bertingkat dua, karena itu mampu menampung jamaah atau peserta pelatihan hingga 1000 orang. Lahan parkir di lingkungan UIB UQI mampu menampung ratusan kendaraan bermotor.

Demikian pula akses jalan menuju lokasi pun sangat mudah dan sangat dikenal. Peserta dari manapun bisa dengan mudah menuju lokasi ini. Masyarakat sekitar lokasi dengan senang hati menunjukkan dan mengantarkannya bila Anda bertanya.

Faktor-faktor kemudahan inilah yang mendasari e-Mas memilih UIB UQI University. Selain tentunya, ada cerita sejarah khususnya bagi Kang Agus – sapaan H. Agus Riadi -  sewaktu menjadi Ketua LTMNU Kabupaten Bogor dan dihadiri Ketua LTMNU Jawa Barat berhasil mengadakan pelatihan Manajemen Masjid  yang diikuti 750 peserta di Masjid Al Hasyimi ini.

"Masjid Al Hasyimi kampus UIB UQI Leuwiliang Bogor menyimpan sejarah manis bagi saya. Sepuluh tahun silam kami sukses mengadakan pelatihan Manajemen Masjid di sini. Sekarang, ibarat napak tilas. Walaupun pake e-Mas tapi semangatnya sama dengan waktu dulu pake LTMNU. Kami harap jumlah peserta yang hadir tak jauh berbeda. Atau minimal dihadiri oleh utusan dari 200 Masjid di wilayah Bogor Raya dan sekitarnya," kata Agus -CEO e-Mas optimistis.

 

Pelatihan Gratis

Gus Rektor Dr. Kh. Syamsu Rizal MPd. mengatakan, pelatihan Manajemen Masjid ini Gratis. ”Bahkan, selaku tuan rumah kami berusaha untuk melayani tamu dengan sebaik mungkin. Apalagi ini utusan DKM Masjid yang mengurus rumah Allah. Kami ikhlas ikut partisipasi urunan, tenaga dan dana untuk membantu kesuksesan pelatihan manajemen masjid di lingkungan kami, UIB Ummul Quro Al Islamy yang terkenal dengan Kampus Aswaja,” ujarnya.

”Silahkan panitia mengundang Bank Syariah dengan prinsip kerja sama mutualisme. Pembiayaan Pelatihan tercover. Kita juga bisa membantu Bank Syariah mengajak para DKM Masjid membuka Rekening Masjid di Bank syariah tersebut. Kita bantu sosialisasikan sistem pembayaran QRIS produk lokal, yang bukan hanya berlaku di Indonesia, tetapi sudah bisa digunakan di beberapa negara," tegas Gus Rektor.

Gus Rektor mengatakan, masjid-masjid di lingkungan pondok pesantren yang ada di Bogor dan sekitarnya diserahkan ke tim, yaitu UIB UQI. ”Sekitar 150 masjid pondok pesantren akan kami hadirkan. Tugas e-Mas menghadirkan 100 atau 150 Masjid non pondok. Sehingga, kita bisa membantu 200 pembukaan rekening masjid di Bank Syariah, khususnya BSI yang telah menjadi banker kita," lanjut Gus Rizal bersemangat.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas