Skor Akhir Freiburg vs Aston Villa 0-3, The Villans Catat Sejarah Jadi Jawara Liga Europa
Aston Villa tampil impresif pada laga final Liga Eropa melawan Freiburg di Stadion Tupras, Besiktas, Turkiye, Kamis (21/5), dini hari WIB.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID - Aston Villa tampil impresif pada laga final Liga Eropa melawan Freiburg di Stadion Tupras, Besiktas, Turkiye, Kamis (21/5), dini hari WIB.
Pada laga ini The Villans menaklukan Freiburg dengan skor telah tiga gol tanpa balas alias 0-3.
Dengan kemenangan ini, The Villans telah menorehkan prestasi luar biasa, karena untuk kali pertama dalam sejarah menjadi juara Europa League sejak tim berdiri pada 21 November 1974.
Gelar itu menjadi trofi Eropa pertama The Villans (sebutan Aston Villa) sejak menjuarai Piala Champions pada 1982.
Trofi ini juga menegaskan kualitas Unai Emery di Europa League. Itu adalah trofi kelima sepanjang karier kepelatihannya.
Tiga gol kemenangan Villa dicetak Youri Tielemans dan Emiliano Buendía di babak pertama.
Buendia kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Morgan Rogers yang sukses mencetak gol ketiga pada menit ke-58.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal, duel langsung berjalan dengan tempo tinggi. Mereka menekan lebih dahulu dan sempat memberikan ancaman ke gawang Villa.
Pelua didapat Ivan Matanovic yang menyambut umpan silang dari sisi kanan, namun sundulannya masih melenceng dari gawang.
Tak mau ditekan, Villa merespons lewat serangan balik yang dipimpin Youri Tielemans.
Gelandang Belgia itu mengirim umpan matang kepada Morgan Rogers, namun tembakan keras Rogers masih mampu ditepis kiper Noah Atubolu.
Freiburg beberapa kali kemudian berupaya memanfaatkan situasi bola mati.
Kaka itu Vincenzo Grifo hampir membuka skor setelah tendangan bebasnya menciptakan kemelut.
Namun tembakan Nicolas Hofler masih melebar tipis dari gawang Emi Martinez.
Perlahan Villa mulai menguasai permainan memasuki pertengahan babak pertama.
Rogers dan Buendia berkali-kali merepotkan lini belakang Freiburg, namun finishing skhir kurang maksimal.
Kebuntuan bagi Villa akhirnya pecah di menit ke-41 berawal dari skema sepak pojok pendek.
Rogers mengirim umpan lambung ke tepi kotak penalti yang disambar Tielemans dengsn melepaskan tendangan voli keras ke sudut bawah gawang Freiburg.
Gol indah tersebut membuat Villa unggul 1-0, diringi gemuruh sorak para pendukung di tribun.
Belum sempat Freiburg bangkit, Villa kembali unggul di masa injury time babak pertama lewat gol Buendia yang memanfaatkan umpanJohn McGinn.
Gol spektakuler tersebut Buendia menjadi penutup babak pertama dengan skor 0-2 untuk Villa.
Memasuki babak kedua, Freiburg mencoba bermain lebih agresif. Namun, lini pertahanan Villa tampil disiplin dan sulit ditembus.
Pau Torres sempat melakukan intersepsi penting saat bola liar hampir disambar pemain Freiburg di depan gawang.
Villa justru beberapa kali nyaris menambah gol lewat Ollie Watkins yang mendapat peluang setelah menerima umpan bola mati dari Tielemans.
Namun sentuhan akhirnya masih belum mengarah ke sasaran.
Buendia juga hampir mencetak gol keduanya lewat percobaan chip dari sisi kanan kotak penalti, namun Atubolu masih sigap menangkap bola.
Gol ketiga akhirnya datang pada menit ke-58. Bermula Lucas Digne mengirim bola ke sisi kiri kepada Buendia yang melepas umpan datar ke depan gawang.
Rogers bergerak cepat mendahului bek Freiburg da sukses mencocor bola masuk ke gawang.
Skor berubah menjadi 3-0 dan membuat Villa semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Setelah unggul tiga gol, Villa bermain lebih tenang dan fokus menjaga ritme permainan.
Freiburg sebenarnya masih berusaha mencari gol balasan lewat sejumlah pergantian pemain.
Lucas Holer dan Max Rosenfelder dimasukkan untuk menambah daya gedor, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil.
Villa malah hampir menambah keunggulan lagi pada menit ke-70.
Kala itu, McGinn mengirim sepak pojok ke tiang jauh dan Amadou Onana berhasil menyundul bola ke arah gawang.
Namun, bola hanya membentur tiang dan gagal menjadi gol.
Freiburg mendapatkan peluang terbaik mereka di menit-menit akhir lewat sundulan Manzambi memanfaatkan tendangan bebas.
.Akan tetapi, Emi Martinez melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Meski hakim garis kemudian mengangkat bendera offside, aksi penyelamatan kiper Argentina tersebut tetap mendapat sorotan.
Di sisi lain, Villa mulai melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Aston Villa pertahankan skor 0-3 dan memastikan meraih trofi Liga Europa.
Susunan Pemain
Freiburg (4-2-3-1): 1-Atubolu (GK); 17-Kubler, 28-Ginter, 3-Lienhart, 29-Treu; 8-Eggestein, 27-Hofler; 19-Beste, 44-Manzambi, 32-Grifo (C); 31-Matanovic
Pelatih: Julian Schuster
Aston Villa (4-2-3-1): 23-E. Martinez (GK); 2-Cash, 4-Konsa, 14-P. Torres, 12-Digne; 3-Lindelof, 8-Tielemans; 7-McGinn (C), 27-Rogers, 10-Buendia; 11-Watkins
Pelatih: Unai Emery