indonews

indonews.id

Demonstrasi Sayap Kanan di London Diwarnai Aksi Provokatif Buka Cadar di Depan Umum

Demonstrasi besar kelompok sayap kanan bertajuk Unite the Kingdom di London menjadi sorotan setelah muncul aksi provokatif sejumlah peserta yang membuka cadar di depan umum.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Demonstrasi besar kelompok sayap kanan bertajuk Unite the Kingdom di London menjadi sorotan setelah muncul aksi provokatif sejumlah peserta yang membuka cadar di depan umum.

Aksi tersebut terjadi dalam unjuk rasa yang digelar pekan lalu dan mendapat perhatian luas di media sosial maupun publik Inggris. Dalam video yang beredar, tiga perempuan berpakaian serba hitam dan mengenakan niqab naik ke atas panggung di tengah kerumunan massa.

Dikutip dari Middle East Eye, salah satu perempuan kemudian mendekati mikrofon sambil berteriak, “Lepaskan!”

Setelah itu, mereka secara bergantian merobek cadar dan melemparkannya ke tanah. Ketiganya lalu melepas abaya dan tampil mengenakan gaun mini ketat sambil disambut sorak-sorai massa serta kibaran bendera Union Jack.

“Kami datang dari Prancis untuk mendukung Anda,” ujar salah satu perempuan yang terlihat mengenakan kalung salib emas kecil.

Ketiga perempuan tersebut disebut berasal dari Nemesis Collective, kelompok yang mengklaim imigran Muslim sebagai ancaman seksual bagi perempuan kulit putih.

Demonstrasi Unite the Kingdom sendiri dinilai membawa narasi khas kelompok kanan jauh, termasuk slogan-slogan seperti “Make England Great Again” hingga “Britain First”.

Aksi massa itu mendapat pengawalan ketat dari Metropolitan Police. Kepolisian bahkan menggelar operasi pengamanan besar menyusul kekhawatiran potensi bentrokan antara peserta aksi Unite the Kingdom dan demonstrasi pro-Palestina yang berlangsung di lokasi lain di kota tersebut.

Dalam keterangannya, Metropolitan Police menyatakan telah melakukan 11 penangkapan terkait berbagai pelanggaran selama demonstrasi berlangsung.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas