indonews

indonews.id

Buibu Baca Buku Gelar Buibu Berdaya Bumi: Dari Literasi jadi Aksi untuk Perkuat Aksi Iklim Berbasis Komunitas Ibu

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Sejak 2024, Buibu Baca Buku (BBB) terus berupaya meningkatkan kepedulian terhadap isu iklim dan lingkungan melalui program Climate Literacy for Mothers.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para ibu untuk bersuara serta mengambil aksi dalam mitigasi krisis iklim, memastikan bahwa sudut pandang, gagasan, dan keresahan mereka menjadi bagian dari perubahan sistem.

Selama dua tahun pelaksanaannya, BBB mengintegrasikan literasi iklim ke dalam berbagai kegiatan utama komunitas, seperti diskusi buku, membaca nyaring (read aloud), lokakarya, lomba resensi buku, hingga diskusi bersama penulis. 

Pendekatan ini dilakukan untuk membuka percakapan tentang iklim yang lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan para anggota komunitas.

Seiring berjalannya waktu, program ini berkembang menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas dengan memberdayakan lebih dari seratus komunitas lokal dan Taman Baca Masyarakat, di16 provinsi mulai dari Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua Selatan. Selain mengirimkan buku bertema krisis iklim, BBB juga memberikan pembekalan materi dan pelatihan membacakan nyaring bagi puluhan komunitas untuk menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing. 

Memasuki tahun ketiga program Climate Literacy for Mothers pada 2026, BBB membagikan cerita dan pembelajaran yang telah diperoleh selama perjalanan program melalui acara “Buibu Berdaya Bumi: Dari Literasi jadi Aksi” yang diselenggarakan pada 30 Mei 2026 diGaleri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. 

Melalui acara ini, BBB mengajak berbagai pihak untuk hadir dalam ruang refleksi bersama atas langkah-langkah yang telah dilakukan, memperkuat kolaborasi, serta memperluas jejaring demi menjaga semangat dan konsistensi dalam aksi iklim.Puty Puar, pendiri sekaligus direktur eksekutif Buibu Baca Buku, menyampaikan bahwa program ini telah menjangkau hampir 9.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia dan bekerja sama dengan lebih dari seratus kolaborator. Acara diramaikan dengan berbagai diskusi menarik seputar isu iklim dan lingkungan.

Mulai dari pangan, transisi energi, kota ramah lingkungan dan bebas polusi, hingga pengembangan karakter peduli lingkungan pada anak dalam ekosistem sekolah maupun keluarga.

Berbagai narasumber berpengalaman yang kerap berkontribusi di bidang lingkungan danliterasi pun turut hadir, antara lain: Agus P. Tampubolon (Direktur Iklim dan Transisi Energi Berkeadilan, IESR), Gina Karina (Kepala Sekretariat Koalisi Sistem Pangan Lestari), Muhammad Gibraltar Elmalik (Founder Bijak Kertas – Kapten Kepik) dan ibu, Delih Ratnasari (praktisi home schooling), Roosie Setiawan (Founder Reading Bugs, Komunitas Read AloudIndonesia), Ranggi Kanya (Head of Academic Sekolah Murid Merdeka), dan lainnya.

Dalam acara ini, BBB juga meluncurkan dua buku terbaru dalam Seri Keluarga Panik, yaitu“Dari Mana Listrik Berasal?” dan “Makan Apa Hari Ini?”. Sesuai judulnya, “Dari Mana Listrik Berasal?” menjelaskan tentang sumber energi, sementara “Makan Apa Hari Ini?”

membahas perjalanan makanan hingga sampai ke piring kita.

Kedua buku ini disajikan dengan cerita danilustrasi menarik, serta dilengkapi panduan aktivitas seru untuk orangtua dan anak.

Diharapkan buku-buku ini dapat menjadi media belajar yang menyenangkan bagi keluarga untuk memahami isu lingkungan sejak dini.Melalui “Buibu Berdaya Bumi”, Buibu Baca Buku berharap semakin banyak keluarga dan komunitas yang terlibat dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas