indonews

indonews.id

Wakil Dubes RI Ajak WNI di Jepang Perkuat Persatuan pada Indonesia-Japan Friendship Festival 2026

Wakil Duta Besar Republik Indonesia (Wadubes RI) untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, mengajak warga negara Indonesia (WNI) di Jepang untuk terus menjaga persatuan, menghormati hukum setempat, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat Jepang dalam gelaran Indonesia-Japan Friendship Festival (IJFF) 2026 di Kota Toyota, Prefektur Aichi.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Wakil Duta Besar Republik Indonesia (Wadubes RI) untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, mengajak warga negara Indonesia (WNI) di Jepang untuk terus menjaga persatuan, menghormati hukum setempat, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat Jepang dalam gelaran Indonesia-Japan Friendship Festival (IJFF) 2026 di Kota Toyota, Prefektur Aichi.

Ajakan tersebut disampaikan Maria Renata saat membuka rangkaian kegiatan IJFF 2026 yang berlangsung pada 6–7 Juni 2026. Festival ini menjadi bagian dari upaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memperluas jangkauan pelayanan dan perlindungan bagi WNI di berbagai prefektur Jepang.

Kegiatan di Kota Toyota turut diisi layanan Warung Konsuler, Temu Warga, dan pelayanan keimigrasian yang digelar KBRI Tokyo bekerja sama dengan Toyota Indonesia Group (TIG) dan Toyota Intercultural Association (TIA).

“Melalui acara ini kita dapat menikmati berbagai kegiatan. Mulai dari festival budaya dan kuliner internasional, hingga seminar, konsultasi karier, dan pelayanan masyarakat,” ujar Maria Renata dalam sambutannya.

Menurutnya, Kota Toyota bukan hanya pusat industri, tetapi juga rumah bagi banyak WNI untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan. Kota tersebut juga menjadi simbol eratnya hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang.

Maria Renata menegaskan bahwa hubungan persahabatan antarnegara tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga melalui interaksi masyarakat sehari-hari, kerja sama, serta saling pengertian antar komunitas.

“Kepada diaspora Indonesia mari terus jaga nama baik Indonesia. Hormati hukum, budaya dan norma yang berlaku di Jepang. Jaga persatuan antar sesama WNI, dengan warga lokal Jepang dan seluruh komunitas internasional yang ada di Toyota,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah pejabat Jepang dan Indonesia, di antaranya Wakil Wali Kota Toyota Kunie Tsuji, Konsul Kehormatan Nagoya Sugimoto Hideo, Wakil Ketua Toyota Intercultural Association Motoaki Sugiyama, serta Ketua Toyota Indonesia Group Nurheri Yahya.

Usai pembukaan festival, Maria Renata juga mengadakan pertemuan dengan pejabat Kota Toyota dan Konsul Kehormatan Nagoya guna membahas peningkatan kerja sama Indonesia dan Kota Toyota, terutama di bidang ketenagakerjaan, seni budaya, dan perlindungan WNI.

Ratusan pengunjung memadati Toyota Stadium sebagai lokasi penyelenggaraan IJFF 2026. Berbagai pertunjukan budaya Indonesia ditampilkan, mulai dari Tari Bali Cenderawasih, Tari Maumere, hingga Tari Sinanggar Tulo. Festival juga diramaikan pameran busana, musik dangdut, serta penampilan grup musik asal Indonesia, ST12, yang menarik antusiasme pengunjung.

Selain festival budaya, sekitar 600 WNI memanfaatkan layanan keimigrasian dan kekonsuleran yang disediakan KBRI Tokyo. Sebanyak 517 paspor berhasil diproses, sementara layanan konsuler diberikan kepada 24 orang mencakup pencatatan kelahiran luar negeri, pernikahan, legalisasi dokumen, hingga konsultasi keuangan.

Maria Renata juga menghadiri Temu Masyarakat Nagoya dan sekitarnya yang diikuti pelajar, pengusaha, akademisi, tokoh agama, dan perwakilan komunitas WNI di Prefektur Aichi. Dalam kesempatan itu, KBRI Tokyo kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan dan perlindungan kepada seluruh WNI di Jepang. Sumber: KBRI Tokyo

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas