indonews

indonews.id

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia pada Sabtu (13/6) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
zoom-in Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Zaini Abdullah (kanan) dan Muzakkir Manaf. TEMPO/Adi Warsidi

Jakarta, INDONEWS.ID – Mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia pada Sabtu (13/6) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh asisten pribadi almarhum, Muzakir Abdul Hamid. Menurutnya, Zaini Abdullah mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU 2 rumah sakit tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, dokter Zaini Abdullah telah meninggal dunia di ICU 2 sekira pukul 12.24 WIB,” ujar Muzakir Abdul Hamid, Sabtu (13/6).

Zaini Abdullah wafat pada usia 86 tahun setelah menjalani perawatan medis di RSUD Zainoel Abidin sejak 4 Juni 2026. Sebelum kembali dirawat intensif, mantan orang nomor satu di Aceh itu diketahui sempat menjalani rawat jalan. Namun, kondisi kesehatannya memburuk sehingga harus kembali dibawa ke rumah sakit pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

“Memang beliau sudah berumur dan ada beberapa penyakit komplikasi,” kata Muzakir.

Rencananya, jenazah almarhum akan dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman sebelum dimakamkan di kampung halamannya di Beureunuen, Kabupaten Pidie, Aceh.

Zaini Abdullah lahir di Sigli, Aceh, pada 24 April 1940. Ia menempuh pendidikan dasar di Pidie, melanjutkan sekolah menengah pertama di Sigli, dan menyelesaikan pendidikan SMA di Banda Aceh pada usia 20 tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Di kampus tersebut, Zaini mengambil spesialisasi penyakit kandungan dan kebidanan sebelum melanjutkan pendidikan spesialis Family Doctor di Karolinska Universitas Sjukhus Huddinge, Stockholm, Swedia.

Dalam perjalanan politik dan perjuangan Aceh, Zaini Abdullah pernah bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka dan dipercaya sebagai Menteri Kesehatan GAM. Ia juga menjadi salah satu anggota delegasi GAM dalam perundingan damai dengan Pemerintah Indonesia di Helsinki, Finlandia, pada 2005.

Perundingan tersebut melahirkan kesepakatan damai bersejarah, yakni Memorandum of Understanding Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 dan menjadi tonggak perdamaian di Aceh.

Pasca-perdamaian dan terbentuknya partai politik lokal, Zaini bergabung dengan Partai Aceh. Ia kemudian memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2012 dan menjabat sebagai Gubernur Aceh periode 2012–2017 bersama wakilnya, Muzakir Manaf atau yang dikenal dengan sapaan Mualem, yang kini menjabat sebagai Gubernur Aceh.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas