Jannik Sinner Catat Rekor Terlama, 81 Pekan sebagai Penguasa Peringkat Teratas Tenis Putra Dunia
Petenis Italia Jannik Sinner meraih pencapaian baru dalam karirnya setelah masuk jajaran 10 besar pemain dengan catatan pekan terbanyak sebagai petenis nomor satu dunia dalam sejarah ATP Rankings.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Petenis Italia Jannik Sinner meraih pencapaian baru dalam karirnya setelah masuk jajaran 10 besar pemain dengan catatan pekan terbanyak sebagai petenis nomor satu dunia dalam sejarah ATP Rankings.
Dikutip dari laman resmi ATP, Rabu (22/7), Sinner kini memasuki pekan ke-81 sebagai penguasa peringkat teratas tenis putra dunia.
Torehan tersebut melewati rekor sejumlah nama besar, termasuk mantan petenis nomor satu dunia asal Australia Lleyton Hewitt yang mengoleksi 80 pekan di posisi puncak.
Dengan pencapaian itu, Sinner kini menempati peringkat ke-10 dalam daftar pemain dengan periode terlama menduduki posisi nomor satu dunia ATP.
Dia menjadi satu-satunya petenis Italia yang pernah mencapai takhta tersebut meski mempertahankan posisi teratas tidak mudah.
Sinner sempat kehilangan peringkat nomor satu dunia dari rival utamanya, Carlos Alcaraz, setelah kalah dari petenis Spanyol tersebut pada final US Open 2025.
Namun, Sinner mampu bangkit pada musim 2026 dan kembali merebut posisi puncak setelah mengalahkan Alcaraz pada final Monte-Carlo dalam rangkaian musim tanah liat Eropa.
Sejak saat itu, Sinner mencatatkan 15 pekan beruntun sebagai pemain nomor satu dunia. Sebelumnya, Sinner juga telah melewati catatan Alcaraz yang mengoleksi 66 pekan sebagai pemuncak ATP Rankings serta legenda tenis seperti Stefan Edberg (72 pekan) dan Hewitt (80 pekan).
Untuk menembus posisi yang lebih tinggi dalam daftar sepanjang masa, Sinner harus melewati catatan Andre Agassi yang menghabiskan 101 pekan sebagai nomor satu dunia dan Bjorn Borg dengan 109 pekan.
Adapun daftar pemain dengan pekan terbanyak sebagai nomor satu dunia ATP masih dipimpin petenis Serbia Novak Djokovic dengan 428 pekan, diikuti Roger Federer (310 pekan), Pete Sampras (286 pekan), Ivan Lendl (270 pekan), Jimmy Connors (268 pekan), Rafael Nadal (209 pekan), dan John McEnroe (170 pekan).
Sinner memiliki peluang besar memperpanjang dominasinya karena saat ini unggul 4.970 poin atas pesaing terdekatnya, Alexander Zverev.
Ia juga baru saja mempertahankan gelar Wimbledon yang memperkokoh posisinya di puncak peringkat dunia.
Selanjutnya, Sinner akan menghadapi rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Utara. Ia memiliki peluang menambah poin karena pada musim sebelumnya ia tidak tampil di Canada Masters 1000 dan hanya mencapai final di Cincinnati Masters 1000 serta US Open.
Sementara itu, Alcaraz ia akan berupaya mempertahankan poin dari dua gelar tersebut setelah absen selama beberapa bulan akibat cedera pergelangan tangan.
Sinner pertama kali menduduki posisi nomor satu dunia pada 10 Juni 2024 setelah menjalani musim gemilang dengan merebut gelar Grand Slam pertamanya di Australian Open.
Periode pertama Sinner sebagai pemuncak ATP Rankings berlangsung selama 65 pekan berturut-turut, catatan terpanjang ketujuh dalam sejarah tenis putra.
