Pushidrosal Dorong Kolaborasi Riset Kelautan dan Serahkan Peta NKRI ke Kemendiktisaintek
Pushidrosal Dorong Kolaborasi Riset Kelautan
dan Serahkan Peta NKRI ke Kemendiktisaintek
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID ---Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) terus mendorong sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pembangunan maritim nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek), di Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
Dalam pertemuan tersebut, Danpushidrosal didampingi Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Danpushidrosal Laksma TNI Tasdik Mustika Alam, S.Si., MTr.Opsla., dan Asisten Operasi (Asops) Danpushidrosal Laksma TNI Dwi Jantarto, S.T., M.T., yang diterima oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D., yang didampingi Penasihat Ahli Menteri Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjenrisbang Prof Dr. Ketut Adyana, Direktur Talenta Riset dan Pengembangan Prof. Dr.rer.Pol. Heri Kuswanto, M.Si., beserta staf Kemendiktisaintek.
Pertemuan membahas penguatan kerja sama strategis di bidang riset kelautan, khususnya pelaksanaan riset maupun penelitian ilmiah di atas kapal survei milik Pushidrosal.
Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal juga menyerahkan Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) versi laut kepada Kemendiktisaintek sebagai simbol dukungan Pushidrosal terhadap pengembangan pendidikan, penelitian, dan pemanfaatan data hidrospasial nasional. Sebelumnya, Pushidrosal juga pernah menyerahan dan menghibahkan peta NKRI sebanyak 2 ribu lembar beberapa waktu yang lalu.
Danpushidrosal mengatakan wilayah NKRI yang membentang dari Sabang hingga Merauke merupakan entitas geografis yang sangat luas dan strategis, sekitar 2/3 luas wilayahnya berupa lautan dan menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
Selain itu laut Indonesia, tidak hanya menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah melainkan juga menjadi jalur perhubungan internasional yang vital, ruang pertahanan negara, serta wahana interaksi sosial, ekonomi, dan budaya antarpulau maupun untuk kepentingan strategis pertahanan dan pembangunan nasional pada setiap wilayah perairan.
Danpushidrosal menyampaikan bahwa kerja sama antara Pushidrosal dan Kemendiktisaintek merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem riset nasional yang semakin kuat, adaptif, dan berdaya saing. Data dan informasi hidrospasial yang dihasilkan Pushidrosal tidak hanya berperan dalam mendukung operasi pertahanan negara dan keselamatan pelayaran, tetapi juga menjadi sumber data strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan, konservasi lingkungan laut, mitigasi bencana, hingga perencanaan pembangunan nasional berbasis kemaritiman.
