Respon Pelatih Herdman dan Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Menang 5-1 Lawan Kamboja
Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan dengan menghajar Kamboja 5-1 pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7) malam.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID - Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan dengan menghajar Kamboja 5-1 pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7) malam.
Meski menang telak, pelatih kepala John Herdman, belum puas karena gawang skuad besutannya kebobokan satu gol. Herdman berharap, laga tersebut berkahir dengan clean sheet alias tanpa kebobolan.
"Saya kecewa malam ini karena kami kebobolan. Kami menginginkan clean sheet dan itu yang akan kami upayakan," kata Herdman dalam konferensi pers pascapertandingan pada Senin.
Ia menilai para pemain mampu menerapkan tekanan tinggi dengan baik sehingga Kamboja kesulitan mengembangkan permainan, terutama pada babak pertama. "Menurut saya tekanan kami sangat agresif sehingga mereka tidak bisa memainkan bola dengan baik," ujarnya.
Namun Herdman tetap memberiapresiasi dan memuji kualitas teknis para pemain Kamboja yang tetap mampu menghadirkan ancaman. "Kamboja memiliki kemampuan teknis yang baik dan pemain depan yang bisa menimbulkan masalah," katanya.
Lebih lajut dia memastikan bahwa kebobolan satu gol akan menjadi bahan evaluasi agar tim tampil lebih solid pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kemenangan besar 5-1 belum bisa menjadi tolak ukur kualitas permainan tim Garuda.
Ia menilai bahwa laga awal belum bisa diandalkan untuk menentukan akhir perjuangan. "Ya, pertandingan awal saya rasa cukup baik, tetapi pertandingan melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci," katanya.
Di laga ini Mitchell Baker menjalani laga debut dengan mencetak tiga gol dan gol Sandy Walsh pada serta Jens Raven. Namun Erick mengingatkan kekuatan Vietnam yang akan menjadi penetu.
"Bagaimana tim kita di AFF ini melihat leveling-nya ya. Bukan berarti menganggap remeh juga nanti pertandingan berikutnya, Timor Leste ataupun dengan Singapura. Tapi ya, hari ini ya saya rasa buat pertandingan pertama baik," kata Erick kepada wartawan di Stadion Pakansari, Senin.
Menpora itu mengakui racikan pelati Herdman masih dalam jalur yang sangat positif. "Tapi apa yang disajikan secara taktikal dari Coach John saya rasa sampai hari ini masih sangat positif ya," tambah dia.
Erick juga memberikan kabar terbaru soal nasib Justin Hubner yang masuk 26 pemain pilihan Herdman, namun belum juga tiba di Indonesia. "Wah, kalau yang di Eropa tidak mudah ya mestinya ya. Tapi saya tidak tahu kan market transaksi masih belum ditutup, ya kita lihat aja," kata dia.
Pada laga berikutnya, Indonesia menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) pukul 17.00 WIB, Erick Thohir berharap kehadiran Micthell Baker mempertebal kedalaman skuad timnas Indonesia di lini depan setelah selama ini Garuda bergantung pada Ole Romeny.
"Mudah-mudahan kita punya penebalan striker kan. Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker. Selama ini kita bergantung kepada Ole," kata Erick.
Menurut Erick, Baker mempunyai kelebihan yang tak dimiliki Romeny, yaitu tinggi badan sekitar 1,97 meter. Dengan tinggi ini, Baker menjadi pemain yang tepat untuk menyambut crossing dari rekan-rekannya dengan sundulan. Itu terbukti Baker mencetak dua dari tiga golnya malam ini melalui sundulan kepala, dua-duanya dari umpan Thom Haye.
"Nah hari ini Mitchell saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 sentimeter, dan mobility-nya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker lah," kata Erick.
