indonews

indonews.id

Misteri Kematian Karumga Eks Jampidsus, Ini Sosok Febrio yang Disebut Antar Jasad Sutrimo

Sosok Febrio di Balik Kematian Tidak Wajar Karumga Eks Jampidsus yang Masih Jadi Teka-teki

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Ada satu nama yang belakangan ikut muncul di tengah misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nama itu adalah Febrio Adiono.

Febrio disebut sebagai salah satu orang yang mengantarkan jasad Sutrimo. Namun, siapa sebenarnya Febrio dan apa hubungannya dengan Sutrimo masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Kematian Sutrimo sendiri masih dalam penyelidikan polisi. Pria tersebut disebut meninggal dalam kondisi tidak wajar, dengan mulut berbusa, sebelum jasadnya ditemukan di depan klinik tersebut.

Di media sosial, Sutrimo juga ramai dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Sutrimo disebut-sebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) Febrie. Di tengah berbagai informasi yang beredar, nama Febrio pun ikut menjadi sorotan.

Kejagung Benarkan Febrio Pegawai, tapi Bukan Jaksa

Kejaksaan Agung membenarkan bahwa Febrio Andiono merupakan pegawai di lingkungan Korps Adhyaksa. Namun, statusnya bukan sebagai jaksa. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menjelaskan Febrio merupakan staf administrasi di Kejagung RI.

"Yang namanya saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan," kata Anang saat ditemui wartawan pada Jumat (7/8).

Anang juga membenarkan bahwa Febrio pernah menjadi staf sekaligus ajudan Febrie Adriansyah. Namun, setelah Febrie tersangkut perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU), Febrio disebut tidak lagi mendampingi pejabat tersebut.

"Stafnya (Febrie) ya. Iya (stafnya Febrie). (Saat ini) staf biasa. Enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya)," ujar Anang.

Sementara itu, Anang mengaku tidak mengetahui sosok Sutrimo. Ia juga membantah dapat memberikan keterangan mengenai status Sutrimo yang di media sosial disebut sebagai kepala rumah jaga Febrie.

"Saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga, saya tidak dikenal sama sekali, dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu," katanya.

Polisi Dalami Sosok Febrio

Nama Febrio kembali mencuat setelah dirinya disebut sebagai salah satu orang yang mengantarkan jasad Sutrimo ke fasilitas kesehatan setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Polisi kini turut mendalami informasi mengenai identitas dan status Febrio. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan mengecek kebenaran informasi bahwa Febrio merupakan pegawai Kejaksaan Agung.

"Nah ini nanti akan didalami (benar atau tidaknya Febrio pegawai Kejagung)," kata Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (9/8).

Di sisi lain, kasus kematian Sutrimo telah dilaporkan ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut menyebut kematian Sutrimo diduga tidak wajar.

"Memang kemarin kami mendapat informasi, ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar," ujar Budi.

Pihak pelapor juga meminta polisi melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo. Ekshumasi diperlukan untuk membantu penyidik memastikan penyebab kematian korban.

Polisi menyatakan proses tersebut akan segera dilakukan. Sebelum ekshumasi, penyidik terlebih dahulu akan memeriksa dokter yang menangani Sutrimo ketika pertama kali dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

Dokter tersebut dijadwalkan kembali dimintai keterangan pada pekan depan setelah sebelumnya tidak hadir dalam pemeriksaan.

"Sehingga penyelidikan pihak kepolisian diharapkan untuk melakukan ekshumasi. Nanti kami akan menyampaikan secara bertahap terkait tentang laporan tersebut," kata Budi.

"Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit," imbuhnya.

Dengan demikian, penyebab pasti kematian Sutrimo hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan polisi. Sementara sosok Febrio, yang namanya ikut terseret karena disebut mengantarkan jasad Sutrimo, juga masih didalami keterkaitannya dalam perkara tersebut.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas