Dua Hari Dicekal FIFA Registration Ban, Persib Bandung Akhirnya Bebas
Persib Bandung akhirnya terbebas dari ancaman sanksi berupa pencekalan bursa transfer atau FIFA Registration Ban setelah kurang dari dua hari
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-- Persib Bandung akhirnya terbebas dari ancaman sanksi berupa pencekalan bursa transfer atau FIFA Registration Ban setelah kurang dari dua hari.
Dipantau dari dokumen FIFA pada Rabu (12/8) pagi, nama Persib sudah tidak tercantum dalam FIFA Registration Ban per Selasa (11/8) malam.
Artinya konflik antara klub manajemen Maung Bandung dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Albert sudah dibereskan.
Atau dengan kata lain, perselisihan terkait hak dan kewajiban antara keduabelah pihak telah usai.
Namun, hingga pagi hari ini belum ada penjelasan Persib perihal pencabutan sanksi FIFA Registration Ban tersebut.
Persib belum membuat pernyataan resmi terkait rampungnya perselisihan dengan Rene Alberts.
Dengan dicabutnya pencekalan Persib dalam bursa transfer, juara bertahan Super League ini bisa kembali mendaftarkan pemain barunya untuk musim 2026/2027.
Diketahui, ebelumnya, Senin (11/8), Persib terkonfirmasi mendapat pencekalan dari FIFA karena bersengketa dengan mantan pelatihnya.
Ini adalah kasus kedua Persib masuk daftar FIFA Registration Ban selama 2026.
Sebelumnya pada Mei 2026, Persib juga mengalami hal serupa karena bersengketa dengan Daisuke Sato.
Sementara itu klub Indonesia yang masih terdaftar dalam FIFA Registration Ban adalah PSBS Biak, Sriwijaya FC, dan PSM Makassar.
PSBS menjadi klub dengan kasus sengketa paling banyak.
Karena itu PSSI, dalam hal ini operator kompetisi Liga 1, harus mendesak klub peserta kompetisi menyelesaikan segala tunggakan kepada pemain dan pelatih sebelum kick off liga.