indonews

indonews.id

Gempa NTT Jadi Perhatian, TNI AU Siapkan Pesawat hingga Tenaga Kesehatan untuk Operasi Kemanusiaan

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Di tengah persiapan demo udara menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TNI Angkatan Udara juga menyiagakan kekuatan untuk menghadapi situasi kebencanaan, termasuk gempa yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono memastikan seluruh kemampuan TNI AU dapat digerakkan apabila dibutuhkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Menurut Tonny, kekuatan udara memiliki peran penting terutama ketika akses darat menuju wilayah terdampak mengalami kendala atau bahkan terisolasi.

"TNI AU menyiagakan semua kemampuan dan potensi yang ada untuk membantu, baik evakuasi, logistik, personel maupun pascapemulihan tenaga kesehatan," ujar Tonny.

Ia mengatakan, pihaknya telah melaporkan kesiapan tersebut kepada Panglima TNI. Langkah selanjutnya akan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI lainnya serta elemen bangsa yang terlibat dalam penanganan bencana.

Salah satu kemampuan yang disiapkan adalah pemantauan dari udara menggunakan pesawat tanpa awak. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk melihat kondisi wilayah terdampak, memantau situasi sekaligus membantu memperoleh gambaran kondisi cuaca sebelum operasi bantuan dilakukan.

Selain pemantauan, kekuatan udara juga dapat digunakan untuk mendukung pengiriman logistik, evakuasi masyarakat maupun mobilisasi personel ke daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Tonny menegaskan, keterlibatan TNI AU dalam penanganan bencana tidak hanya berorientasi pada tahap tanggap darurat. Dukungan juga dapat diberikan pada fase pemulihan, termasuk pengerahan tenaga kesehatan.

"Kita sudah laporkan ke Panglima TNI arahan yang bisa kita bantu. Kita bergerak bersama dengan elemen bangsa lainnya, dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara," katanya.

Kesiapan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan udara TNI AU tidak hanya diproyeksikan untuk menjaga pertahanan negara, tetapi juga menjadi salah satu unsur penting dalam operasi kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana dan membutuhkan bantuan secara cepat.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas