Upacara HUT RI ke-81 KBRI Beijing: dari Doa untuk NTT hingga Peluncuran Buku Indonesia-Tiongkok
Upacara HUT RI ke-81 KBRI Beijing: dari Doa untuk NTT hingga Peluncuran Buku Indonesia-Tiongkok
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Beijing, INDONEWS.ID - Upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81 yang diselenggarakan di KBRI Beijing berlangsung khidmat namun meriah pada tanggal 17 Agustus 2026 lalu. Upacara dipimpin langsung oleh Duta Besar RI, Djauhari Oratmangun, dihadiri oleh sekitar 200 WNI dan diaspora baik mahasiswa, profesional, dan warga Tiongkok keturunan Indonesia. Bahkan beberapa pengunjung juga datang dari Jakarta, yang khusus menyempatkan berpartisipasi pada upacara HUT RI di KBRI Beijing.
Pada rangkaian upacara, seluruh peserta upacara secara khusus mendoakan korban dan keluarga yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan harapan seluruh sahabat-sahabat Indonesia yang terdampak diberikan kekuatan di masa sulit ini.
Duta Besar RI, Djauhari Oratmangun, juga menyampaikan simpati yang mendalam atas. terjadinya bencana gempa bumi di NTT dan berdoa seluruh keluarga yang terdampak dapat dipulihkan semangatnya.
Dalam pesannya, Duta Besar Djauhari berharap semangat kemerdekaan dapat membawa berkah untuk semua dan mendorong agar seluruh warga Indonesia dapat menjaga optimisme menuju Indonesia yang lebih baik, khususnya Indonesia Emas di tahun 2045.
"Indonesia maju dapat dicapai dengan kerja sama kita semua. Khusus untuk generasi muda, saya juga ingin mendorong agar terus semangat dan berkontribusi untuk mendukung pembangunan bangsa Indonesia", imbuh Dubes Djauhari.
Seusai upacara juga diselenggarakan acara peluncuran buku "Indonesia-Tiongkok: Siapa Melakukan Apa?". Buku ini berisikan kumpulan pemikiran, analisa dan saran peningkatan hubungan Indonesia Tiongkok, hasil sayembara menulis dalam rangka 76 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok.
"Sayembara menulis Indonesia-Tiongkok, "Siapa Melakukan Apa diikuti oleh lebih dari 700 peserta, suatu animo yang luar biasa. Buku ini menghadirkan 30 tulisan terbaik, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara" ujar Duta Besar Al Busya Basnur, ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT), selaku ketua penyelenggara sayembara. Sayembara diselenggarakan di awal tahun 2026, hasil kolaborasi PPIT, KBRI Beijing, Kementerian Luar Negeri RI, dan Indonesia-China Partnership Institution (ICPI)-President University.
Dua pemenang utama sayembara menulis, Ayu Prawitasari dan Sulthan Daffa Alzana, turut hadir pada upacara HUT RI ke-81.
Seusai upacara, peserta upacara menyanyikan bersama lagu-lagu nasional seperti Maju Tak Gentar, Halo-Halo Bandung dan Hari Kemerdekaan. Zhunzhun, salah satu warga Tiongkok yang orang tuanya lahir di Indonesia, turut semangat menyanyikan lagu-lagu tersebut.
"Saya banyak hapal lagu-lagu Indonesia, dan saya senang dapat hadir merayakan bersama hari kemerdekaan ini", ujarnya.
Setelah upacara, juga dilakukan pemotongan tumpeng dan ramah-tamah dengan seluruh peserta upacara.