Ganda Campuran Amri/Nita Lolos ke Semifinal usia Singkirkan Wakil Taiwan
Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menunjukkan kualitas tinggi saat berduel melawan wakil Taiwan, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menunjukkan kualitas tinggi saat berduel melawan wakil Taiwan, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Kemenangan ini membawa Amri Syahnawi/Nita Violina melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. Hasil berbeda dialami dua wakil Indonesia lainnya yang tersingkir di Stadion Indira Gandhi Indoor, Jumat (21/8).
Turun sebagai tim pertama wakil Indonesia, Amri/Nita berhasil berhasil melaju ke semifinal usai menyingkirkan wakil Taiwan, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang, hanya dalam permainan dua gim langsung 21-18 21-9.
Sayangnya, kemenangan Amri/Nita tidak tidak diikuti ganda putri pasangan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum yang takluk dua gim langsung di perempat final.
Rachel/Febri menyerah dua gim langsung oleh ganda putri andalan China, Li Yu Jin/Luo Xu Min, dengan skor 13-21 14-21.
Ganda putri Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga tersingkir dari pasangan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee dua gim langsung dengan skor identik, 11-21 11-21.
Kini Indonesia tinggal menyisakan dua wakilnya yang masih berjuang di perempat final, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan.
Fajar/Fikri akan menghadapi Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan. Kedua pasangan pernah bertemu sekali di Korea Open 2025. Saat itu Fajar/Fikri menang straight game 21-19, 21-16.
Sementara Alwi akan bertanding melawan pebulutangkis kawakan asal Taiwan, Chou Tien Chen, yang menjadi unggulan keenam dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Dari tiga pertemuan sebelumnya, Alwi menang satu kali atas Tien Chen. Setelah kalah di Hong Kong Open 2025 dan Hong Kong Open 2025, Alwi menaklukkan Tien Chen pada All England 2026.