indonews

indonews.id

Tumbangkan Petinju Argentina Lucrecia Anabella, WBA Puji Penampilan Amanda Serrano

Juara dunia kelas bulu putri Amanda Serrano mendapat sorotan dari World Boxing Association (WBA) usai mengalahkan penantang Argentina Lucrecia Anabella Manzur.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador

Jakarta, INDONEWS.ID - Juara dunia kelas bulu putri Amanda Serrano mendapat sorotan dari World Boxing Association (WBA) usai mengalahkan penantang Argentina Lucrecia Anabella Manzur.

WBA menyebutkan, Serrano terus mengukuhkan warisannya sebagai salah satu atlet terhebat dalam sejarah tinju putri dengan mencetak kemenangan ke-50.

"Serrano mengalahkan penantang Argentina yang berani dan gigih, Lucrecia Anabella Manzur, yang menandai kemenangan ke-50-nya dalam karier profesionalnya yang gemilang," demikian keterangan WBA dalam lamannya dipantau di Jakarta, Rabu (26/).

Dalam pertarungan 12 ronde di Temecula, California, Amerika Serikat, Serrano mempertahankan gelar juara dunianya dengan kemenangan atas Anabella.  

Petinju asal Puerto Rico itu menang dengan susah payah. Ia harus mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk memetik kemenangan angka melalui dua juri yang memberikannya skor 116-112 dan satu juri memberikan skor imbang 114-114.

Selain mempertahankan gelarnya, kemenangan itu memperkuat rekornya menjadi 50 kemenangan termasuk 32 KO, empat kekalahan, dan satu hasil imbang.

WBA menyatakan bahwa warisan prestasi Serrano, yang sudah ditandai dengan sejumlah gelar juara dunia di berbagai divisi, terus berkembang dengan setiap pertahanan gelar yang sukses, menempatkannya dalam posisi yang baik untuk unifikasi gelar dan pertarungan besar di masa depan. 

Perlu diketahui, Serrano bukan hanya juara dunia, tetapi berhasil menjadi juara di tujuh kelas yang berbeda sejak 2014, dimulai dengan kelas super bulu, bulu, ringan, super bantam, bantam, super ringan, super terbang.

Keberanian Serrano untuk naik-turun kelas mengejar gelar menunjukkan telah mengantarnya sebagai salah satu petinju putri terbaik sepanjang sejarah.

Setelah merebut gelar di tujuh kelas, Serrano kembali fokus ke bulu. Puncak karirnya terjadi pada tahun 2023 saat mengalahkan Erika Cruz untuk menguasai empat gelar utama versi WBA, WBC, IBF dan WBO. Dengan pencapaian itu, Serrano menjadi juara Sejati Puerto Rico di era empat sabuk.

Salah satu hal terpenting dalam karier Serrano adalah rivalitasnya dengan Katie Taylor. Pada pertemuan pertama mereka pada April 2022 Serrano kalah angka tipis tetapi pertarungan tersebut justru memperkuat status keduanya sebagai dua ikon terbesar tinju putri.

Mereka kemudian bertemu lagi dalam rangkaian pertandingan berikutnya, menjadikan rivalitas Taylor-Serrano sebagai salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju wanita. 

Serrano kembali menelan kekalahan dalam pertarungan ulang. Kini, Serrano yang berusia 37 tahun masih menjaga dominasinya di kelas bulu putri dengan dua sabuk juara dunia versi WBA dan WBC.


© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas