indonews

indonews.id

TJSL PLN Hadirkan Harapan Baru bagi Petani Desa Mekarsari

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Suara mesin pompa yang mulai berputar menjadi penanda babak baru bagi petani Kelompok Tani Harapan III, Desa Mekarsari. Dari sebuah persoalan sederhana yitu keterbatasan air saat musim kemarau, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN POMPASARI (Pompa Listrik untuk Mendukung Pertanian Desa Mekarsari) hadir untuk membantu menjaga keberlangsungan pertanian sekaligus mendorong produktivitas masyarakat.

Kisah POMPASARI berawal dari cerita sederhana para petani Desa Mekarsari. Mereka memiliki lahan, tenaga, dan kemauan untuk terus bertani, tetapi ada satu hal yang tidak selalu bisa mereka andalkan, terutama saat kemarau: air. Ketika air sulit didapat, pola tanam ikut terganggu dan produktivitas sawah pun berisiko menurun, sementara kebutuhan dan biaya pertanian terus berjalan.

Dari cerita dan kebutuhan itulah POMPASARI kemudian dirancang. PLN bersama Pemerintah Desa Mekarsari dan Kelompok Tani Harapan III mencari solusi yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian. Dalam prosesnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (UP2B Jawa Barat) berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Pelanggan Majalaya (UP3 Majalaya) melalui Unit Layanan Pelanggan Baleendah (ULP Baleendah) untuk menghadirkan pasokan listrik hingga ke rumah pompa, sehingga air dapat dialirkan untuk mendukung pengairan lahan pertanian.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa kehadiran POMPASARI adalah wujud pemanfaatan energi listrik untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui POMPASARI, listrik dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengairan lahan pertanian sehingga membantu para petani meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Munawwar.

Melalui program ini, dibangun satu rumah pompa dengan mesin berkapasitas 30 HP, pasokan listrik 33.000 VA, serta jaringan pipa sepanjang kurang lebih 300 meter dengan manfaat yang diarahkan bagi pengairan sekitar 25 hektare lahan Kelompok Tani Harapan III. Hand tractor dan power thresher juga disediakan untuk mendukung aktivitas pertanian.

Pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari program. Pada 18 Juni 2026, POMPASARI diluncurkan sekaligus disertai pelatihan peningkatan produksi padi serta pengendalian hama dan penyakit tanaman yang diikuti 108 peserta. Langkah tersebut menjadi upaya agar manfaat program tidak berhenti pada tersedianya fasilitas, tetapi juga diperkuat dengan pengetahuan dan kemampuan petani. Puncaknya berlangsung pada 26 Agustus 2026, saat rumah pompa diresmikan dan mesin pompa listrik mulai dioperasikan. Perlahan, air terangkat dan mengalir melalui pipa menuju hamparan sawah. 

Manager PLN UP2B Jawa Barat, Santo Kardono, mengatakan momen tersebut bukan sekadar pengoperasian fasilitas, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat energi secara nyata.

“POMPASARI menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci agar program TJSL memberikan dampak yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi sinergi PLN UP3 Majalaya dan PLN ULP Baleendah, Pemerintah Desa Mekarsari, Kelompok Tani Harapan III, serta seluruh pihak yang terlibat. Setelah fasilitas ini diserahkan, yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan memanfaatkannya agar manfaatnya terus dirasakan petani dalam jangka panjang,” ungkap Santo.

Bagi para petani, mengalirnya air memberikan arti yang sederhana sekaligus penting. Ketua Kelompok Tani Harapan III, Rukmana, mengatakan ketersediaan air menjadi salah satu kunci keberlangsungan pertanian.

“Bagi petani, air itu kehidupan. Kalau air tersedia, kami bisa menanam dan merawat sawah dengan lebih tenang. Kami sangat bersyukur sekarang sudah ada pompa listrik dan rumah pompa yang dapat membantu pengairan sawah kami,” ungkap Rukmana.

Kini, fasilitas telah tersedia dan air mulai mengalir. Namun bagi PLN, keberhasilan POMPASARI tidak berhenti pada peresmian. Ke depan, manfaat program diharapkan terus berkembang melalui pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas bersama, peningkatan kapasitas petani, serta produktivitas lahan yang semakin baik.

Mewakili Kepala Desa Mekarsari, Robi juga menyampaikan apresiasi atas hadirnya POMPASARI.

“Atas nama Pemerintah Desa Mekarsari dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada PLN atas hadirnya Program POMPASARI. Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi petani kami. Dengan adanya rumah pompa dan pompa listrik ini, kami berharap pengairan lahan pertanian menjadi lebih baik, petani dapat lebih tenang dalam menghadapi musim kemarau, dan pada akhirnya hasil pertanian masyarakat dapat meningkat,” ungkap Robi


Ketika listrik menggerakkan pompa, pompa mengalirkan air, dan air kembali menghidupkan sawah, energi tidak hanya mengalir, tetapi juga membawa harapan bagi keberlanjutan kehidupan petani Desa Mekarsari.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas