Kronologi KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan di Masalembo, 107 Orang Selamat
Kronologi KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan di Masalembo, 107 Orang Selamat
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – KMP Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Surabaya menuju Banjarmasin itu membawa 243 orang dan 89 unit kendaraan.
Berikut kronologi sementara kecelakaan KMP Virgo Transport 8 berdasarkan keterangan Kementerian Perhubungan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP):
KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya sekitar pukul 06.52 waktu setempat. Kapal berlayar menuju Pelabuhan Banjarmasin.
Berdasarkan data manifes, kapal membawa 243 orang yang terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga mengangkut 89 unit kendaraan.
Sekitar pukul 02.00 waktu setempat, KMP Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami kondisi listing atau kapal miring di sekitar perairan Masalembo.
Pada waktu yang hampir bersamaan, kapal juga dilaporkan mengalami lost contact. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin.
KSOP langsung melakukan penanganan darurat dengan mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Posko digunakan untuk koordinasi operasi penyelamatan dan pendataan penumpang bersama Basarnas, Pelindo, VTS, kepanduan, pihak keagenan kapal, serta keluarga penumpang.
Operasi pencarian dan penyelamatan kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang dikoordinasikan Basarnas Banjarmasin.
Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan kapal kenavigasian KN Kunyit.
Hingga Minggu sore, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 107 orang dalam kondisi selamat. Sebanyak enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara 136 orang lainnya masih dalam pencarian.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pencarian dan penyelamatan seluruh penumpang serta awak kapal menjadi prioritas pemerintah.
“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” kata Dudy dalam konferensi pers, Minggu petang.
Kementerian Perhubungan selanjutnya membuka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti untuk memperkuat koordinasi pencarian, evakuasi, dan pendataan korban. Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor kepada petugas posko.
Sementara itu, penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Dugaan terkait faktor alam, teknis, maupun manusia masih dalam proses investigasi.
Dudy menegaskan penyelidikan penyebab kecelakaan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT,” ujarnya.
Pemerintah masih memprioritaskan pencarian terhadap 136 orang yang belum ditemukan. Hasil investigasi KNKT nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran.