Kalahkan Ben Shelton di Final US Open 2026, Alexander Zverev Raih Titel Grand Slam Kedua
Petenis Jerman Alexander Zverev Ben Shelton pada final US Open 2026. Kemenangan ini membuat Zverev untuk kedua kalinya memenangi titel Grand Slam dalam kariernya.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
New York, INDONEWS.ID - Petenis Jerman Alexander Zverev kalahkan Ben Shelton pada final US Open 2026. Kemenangan ini membuat Zverev untuk kedua kalinya memenangi titel Grand Slam dalam kariernya.
Zverev, unggulan teratas, mengakhiri perlawanan Shelton dalam final sepanjang empat set di Stadion Arthur Ashe, Senin (14/9) dini hari WIB.
Petenis Jerman ini sempat kehilangan set ketiga, namun akhirnya menang dengan skor akhir 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2.
Kemenangan ini melengkapi musim 2026 yang indah bagi Zverev karena sebelumnya `pecah telur` dengan merengkuh gelar juara French Open pada Juni silam.
Sementara itu, bagi Ben Shelton, kekalahan ini praktis menambah panjang puasa gelar Grand Slam petenis putra Amerika Serikat.
Tercatat, Andy Roddick yang terakhir kali memenanginya saat juara US Open 2003.
Dari catatan statistik, Alexander Zverev memenangi 85 persen poin di servis pertamanya dan mengemas 35 pukulan winner.
Petenis berusia 29 tahun itu turut diuntungkan dengan unforced error Ben Shelton yang lebih banyak (47), sekalipun lebih banyak melakukan pukulan winner (47).
Zverev tetap memuji penampilan lawannya, mengapresiasinya sebagai pemain hebat. "Ben - kamu adalah pemain dan orang yang luar biasa," piji Zverev.
"Ini memang final Grand Slam pertama bagimu, tapi kamu akan kembali berkali-kali lagi dan jika aku harus mempertaruhkan seluruh uangku, aku berani bertaruh kamu akan mengangkat trofi ini suatu hari nanti," ungkap Zverev dalam sambutan singkat saat menerima trofi.
"Aku tahu bahwa 99,9% penonton di sini ingin Ben yang jadi juaranya, jadi aku sungguh minta maaf! Yang kedua, rasanya luar biasa bermain di atmosfer seperti ini," ungkanya.
"Kalian semua membawa energi, keriuhan, dan kami berterima kasih untuk itu. Kurasa aku sudah cukup bicaranya jadi terima kasih dan sampai jumpa tahun depan," kata dia dikutip BBC Sport