Pekan Kelima Liga Inggris, Arsenal Telan Kekalahan Pertama, Dihajar Brighton 3-0
Arsenal kalah memalukan pada pertandingan pekan kelima lanjutan Liga Inggris saat melawan Brighton.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-Arsenal kalah memalukan pada pertandingan pekan kelima lanjutan Liga Inggris saat melawan Brighton.
Pasalnya, datang ke Amex Stadium pada Sabtu (19/9) malam waktu setempat, Arsenal hadir dengan modal kemenangan beruntun selama 4 pekan sebelumnya.
Pekan kelima, nasib pasukan Mikel Arteta itu apes, kalah 3-0 di Kandang Brighton.
Rekor tak terkalahkan skuad The Gunners pada awal musim Liga Inggris akhirnya hancur di markas Brighton and Hove Albion.
Tiga gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres.
Kekalahan mengejutkan ini menghentikan langkah awal mulus Arsenal dalam mempertahankan gelar juara liga musim lalu.
Tim asuhan Mikel Arteta kini tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.
Sementara Brighton sukses memangkas jarak poin menjadi hanya selisih dua angka dengan Arsenal di posisi kedua.
Tim asuhan pelatih Fabian Hurzeler itu merangsek naik ke posisi ketiga dengan torehan 10 poin.
Yang pasti hasil ini membuat Mikel Arteta kecewa. Ia tidak menutupi kekecewaannya melihat performa buruk para pemainnya.
Arteta menilai timnya sudah dalam posisi bahaya sejak menit pertama pertandingan dimulai ketika tua rumah tampil jauh lebih mendominasi sepanjang jalannya laga.
"Saya sangat kecewa, tetapi pertama-tama, kami harus mengucapkan selamat kepada Brighton atas kemenangan ini karena mereka pantas mendapatkannya. Mereka adalah tim yang lebih baik," kata Arteta.
Arsenal sebenarnya datang dengan waktu pemulihan 24 jam lebih lama setelah berlaga di Carabao Cup pada pertengahan pekan.
Namun, keuntungan fisik tersebut gagal dimanfaatkan di atas lapangan. Para pemain justru sering kalah dalam duel perebutan bola.
"Dari sisi kami, ada hal-hal mendasar tertentu yang perlu Anda capai di Liga Premier, tetapi kami sangat jauh dari [memenangkan] duel pertama, duel kedua, dan itu menempatkan kami di tempat yang sulit," ujar Arteta.
Ancaman nyata Brighton sudah terlihat saat laga baru berjalan enam menit.
Saat itu Kostoulas melepaskan tembakan berbahaya dari tepi kotak penalti namun masih bisa digagalkan kiper David Raya.
Tuan rumah akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke-31 ketika Gross mendapatkan ruang kosong di depan area penalti Arsenal.
Ia melepaskan tembakan akurat yang membentur tiang sebelum bersarang di sudut kanan bawah gawang.
Brighton kemudian kembali menggandakan keunggulan sesaat sebelum babak pertama usai.
Kostoulas melakukan aksi individu memukau menembus pertahanan lawan, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut kiri bawah gawang yang kembali gagal diantisipasi Raya.
Tertinggal dua gol membuat organisasi permainan Arsenal semakin berantakan.
"Kami membuat banyak kesalahan, kami tidak memiliki prinsip permainan dalam berbagai situasi dan kami selalu berada dalam posisi tertekan," ucap Arteta.
Pada babak kedua, intensitas serangan Brighton sama sekali tidak mengendur. Mereka sukses mencetak gol ketiga melalui sundulan Chema Andres pada menit ke-57.
Andres memenangi duel udara usai menyambut umpan sepak pojok.
Di sisa waktu, Arsenal berusaha keras memperkecil ketertinggalan melalui sejumlah peluang.
Sundulan Riccardo Calafiori pada menit ke-72 masih melebar dari sasaran.
Sementara tembakan Kai Havertz pada menit ke-78 juga berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper Bart Verbruggen.
Pertandingan berakhir tanpa gol bagi tim tamu The Gunners. Hasil 3-0 mengulangi memori buruk Arsenal saat kalah 0-3 dari Brighton di Emirates Stadium pada Mei 2023.
"Pada akhirnya, ini adalah pelajaran besar bagi kami, bagi kami semua. Namun sekarang kami harus memastikan bahwa kami memetik pelajaran karena hal ini bisa terjadi lagi," tutur Arteta