Asri Hadi Hadiri Pelantikan Prof Bahrullah Akbar Jadi Ketua Umum IARMI 2025-2030
Suasana Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan, terasa berbeda pada Sabtu (26/9/2026) pagi. Ratusan pengurus Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dari berbagai daerah berkumpul menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI periode 2025-2030.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Suasana Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan, terasa berbeda pada Sabtu (26/9/2026) pagi. Ratusan pengurus Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dari berbagai daerah berkumpul menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI periode 2025-2030.
Dalam agenda tersebut, Prof. Dr. Bahrullah Akbar dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) periode 2025-2030.
Bahrullah Akbar yang juga merupakan Guru Besar IPDN dipercaya memimpin organisasi yang menghimpun para alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pelantikan pengurus DPN IARMI tersebut dirangkaikan dengan seminar bela negara yang diikuti para pengurus IARMI serta sejumlah undangan. Kehadiran pengurus dari berbagai daerah membuat kegiatan berlangsung dalam suasana yang cukup semarak.
Di sekitar aula tempat pelantikan, ratusan karangan bunga ucapan selamat terlihat berjajar. Karangan bunga tersebut menjadi penanda dukungan dan ucapan selamat atas pelantikan Prof. Bahrullah Akbar bersama jajaran pengurus DPN IARMI periode 2025-2030.
Salah satu undangan yang hadir adalah Drs. Asri Hadi, MA, Dewan Redaksi INDONEWS.ID. Asri Hadi hadir setelah mendapat undangan langsung dari Prof. Bahrullah Akbar.
Keduanya memiliki sejumlah kesamaan latar belakang. Selain sama-sama pernah menempuh pendidikan di Inggris, Asri Hadi dan Bahrullah Akbar juga memiliki keterkaitan dengan dunia pendidikan pemerintahan dan IPDN.
Asri Hadi hadir bersama Nia Rana, yang juga merupakan alumni pendidikan di Inggris. Kehadiran keduanya sekaligus menjadi bagian dari pertemuan para alumni Inggris dalam momentum pelantikan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Asri Hadi juga bertemu dengan sejumlah pengurus DPN IARMI, termasuk Wakil Menteri Desa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga bersilaturahmi dengan sejumlah purna praja IPDN yang kini bergabung dan aktif dalam organisasi IARMI.
Momen pelantikan tersebut menjadi ruang silaturahmi lintas generasi, terutama antara alumni Resimen Mahasiswa, alumni pendidikan luar negeri, serta kalangan akademisi dan alumni IPDN.
Bahrullah Akbar sendiri bukan sosok baru dalam lingkungan akademik dan pemerintahan. Selain menyandang gelar profesor dan menjadi Guru Besar IPDN, ia juga memiliki latar belakang sebagai alumni IABA (Indonesian Association of British Alumni).
Pertemuan antara Asri Hadi, Bahrullah Akbar dan Nia Rana menjadi salah satu momen yang menarik di sela kegiatan pelantikan. Ketiganya merupakan alumni IABA yang pernah menempuh pendidikan di Inggris.
Usai rangkaian acara, Asri Hadi bersama Prof. Bahrullah Akbar dan sejumlah undangan melanjutkan pertemuan dalam suasana lebih santai melalui makan siang bersama di Kampus IPDN Cilandak.
Pelantikan DPN IARMI periode 2025-2030 tersebut sekaligus menjadi awal kepengurusan baru di tingkat nasional. Organisasi alumni Resimen Mahasiswa ini diharapkan terus menjadi ruang konsolidasi para alumninya sekaligus berkontribusi dalam berbagai agenda kebangsaan, termasuk penguatan semangat bela negara.
Siapa Prof. Dr. Bahrullah Akbar
Prof. Dr. Bahrullah Akbar, S.E., M.B.A., CIPM adalah akademisi dan pejabat publik Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan, pengelolaan keuangan negara, audit sektor publik, dan pendidikan pemerintahan.
Ia tercatat sebagai anggota Senat Institut IPDN dan menyandang gelar profesor. Prof Bahrullah merupakan mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Ia pernah menjadi Anggota VII dan VI BPK, kemudian Wakil Ketua BPK periode 2017–2019, dan sejak Oktober 2019 tercatat sebagai Anggota V BPK.
Ia memiliki latar pendidikan yang cukup kuat di bidang manajemen dan pemerintahan. Ia meraih MBA in Accounting dari University of Hull, Inggris (1992), Post Graduate in Public Sector Management dari University of Leicester (2000), dan doktor Ilmu Pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (2013).
Sebelum berkarier di BPK, ia pernah bekerja di lingkungan Kementerian Dalam Negeri, termasuk sebagai Staf Khusus Sekretariat Jenderal Kemendagri dan di bidang keuangan daerah. Ia kemudian menjadi Guru Besar IPDN pada 2014.
Dalam organisasi Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI), Bahrullah Akbar terpilih sebagai Ketua Umum DPN IARMI periode 2025–2030 melalui Munas IX IARMI pada November 2025.