AS Siapkan Pasukan dan Pesawat Tambahan ke Israel, Ketegangan dengan Iran Memanas
Amerika Serikat (AS) bersiap mengerahkan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel dalam beberapa pekan mendatang. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi baru di Timur Tengah.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Amerika Serikat (AS) bersiap mengerahkan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel dalam beberapa pekan mendatang. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi baru di Timur Tengah.
Laporan itu pertama kali diberitakan media Israel, Walla, dengan mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya. Kabar tersebut muncul ketika ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat.
Saat ini sekitar 3.000 personel militer AS disebut berada di berbagai lokasi di Israel. Mereka antara lain bertugas mengoperasikan sistem pertahanan udara, mendukung operasi penerbangan, menangani logistik, serta bekerja di markas militer.
Menurut laporan Walla, militer AS dalam beberapa pekan terakhir juga melakukan rotasi pasukan. Tambahan personel dan pesawat diperkirakan tiba dalam beberapa pekan mendatang sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi di kawasan.
Situasi tersebut berlangsung di tengah persiapan Israel menghadapi pemilu pada 27 Oktober. Seorang pejabat senior keamanan Israel mengatakan kepada Walla bahwa musuh-musuh Israel sedang mengamati secara cermat situasi politik dan pemilu di Israel maupun Amerika Serikat.
Di sisi lain, militer Israel terus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan konfrontasi baru dengan Iran. Persiapan tersebut mencakup skenario operasi apabila konflik meluas, termasuk identifikasi target potensial di wilayah Iran.
Koordinasi antara militer Israel dan Komando Pusat AS atau United States Central Command (CENTCOM) juga terus berlangsung. Fokusnya antara lain menghadapi kemungkinan serangan rudal Iran terhadap Israel dan kawasan sekitarnya.
Penguatan pasukan AS tidak hanya terjadi di Israel. Laporan terbaru juga menyebut Washington sedang meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah, termasuk pengerahan kapal induk dan ribuan personel tambahan.
Meski demikian, laporan mengenai tambahan pasukan dan pesawat ke Israel tersebut masih bersumber dari keterangan pejabat keamanan yang tidak disebutkan namanya. Belum ada keterangan resmi yang dirujuk dalam laporan tersebut yang memastikan bahwa pengerahan itu berarti AS dan Israel akan segera memulai perang baru dengan Iran.