Nasional

Negara Mayoritas Muslim Syiah Ini Diam-diam Bantu Israel Hadapi Iran, CNN Ungkap Operasi Rahasia di Azerbaijan

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 10/07/2026 21:29 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID – Laporan investigasi media terbaru mengungkap dugaan keterlibatan Azerbaijan dalam membantu operasi militer Israel terhadap Iran selama konflik yang berlangsung baru-baru ini. Negara mayoritas penduduk muslim beraliran Syiah itu disebut menjadi salah satu lokasi strategis bagi pengerahan personel elite Israel untuk mendukung operasi intelijen dan militer di dekat perbatasan Iran.

Mengutip laporan CNN, Israel secara diam-diam mengirim personel elite militer dan intelijen ke wilayah selatan Azerbaijan yang berbatasan langsung dengan Iran. Lokasi tersebut berada kurang dari 100 kilometer dari Kota Tabriz, salah satu kota terbesar di barat laut Iran.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber anonim yang mengetahui operasi tersebut, pasukan Israel memanfaatkan wilayah itu untuk melakukan pengumpulan intelijen serta menjalankan operasi menggunakan pesawat nirawak (drone). Dua sumber lainnya menyebut unit komando khusus juga diterjunkan ke kawasan tersebut sebagai bagian dari misi rahasia selama konflik berlangsung.

Keberadaan personel Israel di Azerbaijan disebut memberikan keuntungan strategis karena memungkinkan Tel Aviv memantau aktivitas di wilayah utara Iran dari jarak yang relatif dekat.

Dilaporkan, pengerahan pasukan ke Azerbaijan merupakan bagian dari jaringan posisi militer rahasia Israel di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Operasi tersebut untuk pertama kalinya diungkap kepada publik melalui laporan investigasi media tersebut.

Selain Azerbaijan, laporan itu juga menyebut Israel memiliki sejumlah titik operasi dan pangkalan rahasia di negara lain, termasuk Irak, Uni Emirat Arab, dan Somaliland. Posisi-posisi tersebut dinilai memperluas jangkauan operasi militer Israel sekaligus memperkuat kemampuan pengumpulan intelijen terhadap Iran.

Menurut sumber tersebut, keberadaan tim Israel pada awalnya disiapkan sebagai satuan penyelamat darurat apabila terjadi situasi yang memerlukan evakuasi personel. Namun, seiring perkembangan konflik, fungsi mereka diperluas menjadi pos pengumpulan intelijen dan dukungan operasi militer.

Pengungkapan tersebut juga menyoroti peran sejumlah negara tetangga Iran yang disebut turut memfasilitasi operasi Israel, meski tidak secara terbuka terlibat dalam konflik.

Azerbaijan sendiri merupakan negara di kawasan Kaukasus yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Berdasarkan data Encyclopaedia Britannica, sekitar 60 persen populasi negara itu menganut Islam beraliran Syiah, menjadikannya salah satu negara dengan populasi Syiah terbesar di luar Iran.

Hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Azerbaijan maupun Israel terkait rincian operasi rahasia yang diungkap CNN tersebut. Iran juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan aktivitas militer Israel di wilayah perbatasan Azerbaijan sebagaimana dilaporkan media tersebut.*

Artikel Lainnya