indonews

indonews.id

Luncurkan Lansiapreneur di Rumah Oma Depok, Bos PNM: Ini Terobosan untuk Lansia Agar Tetap Produktif dan Mandiri

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan program PNM Lansiapreneur di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, PNM memberikan bantuan usaha ternak ayam dan ikan agar penghuni lanjut usia di atas 65 tahun tetap produktif dan mandiri.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan program PNM Lansiapreneur di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, PNM memberikan bantuan usaha ternak ayam dan ikan agar penghuni lanjut usia di atas 65 tahun tetap produktif dan mandiri.

"Ini sebenarnya program TJSL kita, tanggung jawab sosial dan lingkungan kita. Tapi bentuknya baru. Jadi selama ini biasanya TJSL untuk pembangunan tempat-tempat ibadah, untuk pengembangan pendidikan. Tapi kali ini kita mengambil bentuk yang lain," kata Direktur Utama PNM Kindaris kepada wartawan di sela kegiatan.

Kindaris menilai PNM Lansiapreneur sebagai terobosan perusahaan. Ia menyebut, pilihan bantuan berupa hewan ternak didasari pertimbangan bahwa para lansia lebih senang berinteraksi dengan makhluk hidup ketimbang merawat tanaman.

"Kita coba masuk ke tempat Panti Werda untuk bisa membantu oma dan opa gitu kan. Menurut saya ini terobosan dari PNM. Kita akan bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk bisa mengembangkan kegiatan semacam ini lebih banyak lagi. Tadi teman-teman semua udah lihat, mereka senang. Kalau dengan makhluk hidup kan ada interaksi. Jadi memang mungkin lain kalau misalnya kita biasa dengan tanaman. Jadi ini terobosan buat saya dan akan PNM kembangkan lagi di beberapa tempat," ujarnya.

Menurut Kindaris, program ini lahir dari kekosongan layanan bagi kelompok lansia. Selama ini, kata dia, layanan pembiayaan di Indonesia umumnya dibatasi hingga usia 65 tahun, termasuk pada dua lini bisnis PNM, yakni ULaMM dan Mekaar.

"Termasuk di PNM pun yang bisnis ULaMM dan Mekaar itu pasti stopnya di 65 tahun. Nah jadi pertanyaan kita sekarang, warga negara Indonesia yang 65 tahun ke atas itu siapa yang ngurusin gitu kan? Kan itu nggak ada, nggak ada yang disentuh," tegasnya.

Kindaris menjelaskan, bantuan tersebut tidak berbentuk kredit komersial meski menghasilkan nilai ekonomi. Telur dan ikan dari hasil ternak dapat dijual oleh para penghuni panti, sehingga program ini dikemas sebagai TJSL, bukan pembiayaan bisnis.

"Makanya ini kita kemas dalam program TJSL dengan harapannya bahwa warga negara Indonesia yang di atas 65 tahun masih bisa berkreasi, berkreatif untuk bisa berusaha, ya untuk menghidupi dirinya. Karena hasil dari telur, dari ikan kan bisa dijual," jelasnya.

Kegiatan di Rumah Oma ini masih berstatus percontohan. Kindaris menyebut respons di lapangan positif, sehingga PNM berencana memperluas Lansiapreneur ke daerah lain dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Kan PNM juga punya dana terbatas, makanya kita coba menggandeng Baznas untuk bisa mengembangkan di lokasi lain yang lebih banyak lagi. Mudah-mudahan ini menjadi model sehingga nanti banyak juga perusahaan-perusahaan yang TJSL juga masuk ke area seperti ini," pungkas Kindaris.

Sebagai informasi, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembiayaan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK). Berdiri sejak 1 Juni 1999, PNM kini tergabung dalam Holding Ultra Mikro yang dipimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Program utama PNM meliputi: PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), pembiayaan modal usaha tanpa agunan berbasis kelompok bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dan ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro), pembiayaan usaha mikro dan kecil dengan plafon lebih besar bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya.

Perusahaan pembiayaan plat merah ini juga melakukan pendampingan bagi nasabah melalui PKU (Program Pengembangan Kapasitas Usaha), pendampingan, pelatihan, dan peningkatan keahlian bisnis bagi nasabah serta Jasa Manajemen dan Anak Usaha, layanan pendukung seperti pembiayaan ventura, sertifikasi, hingga jasa pengadaan barang dan jasa.



© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas