Separuh Warga Paraguay Terjebak Bank Kolaps, Presiden Baru Janji Ganti Rugi Penuh
Pedro Alliana dilantik sebagai Presiden Paraguay setelah Kongres memakzulkan Santiago Pena terkait kolapsnya Ueno Bank, yang membekukan dana 2,94 juta nasabah.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Pedro Alliana dilantik sebagai Presiden Paraguay pada Jumat (6/11/2026) setelah Kongres memakzulkan Presiden Santiago Pena. Dalam pidato pertamanya, Alliana berjanji mengganti seluruh kerugian nasabah bank digital Ueno yang kolaps.
"Kami tidak akan membiarkan mereka sendirian," kata Alliana dalam pidato pelantikannya, seperti dikutip dari ANTARA.
Penutupan Ueno Bank membekukan aset milik 2,94 juta nasabah, atau hampir separuh populasi Paraguay. Sejumlah lembaga publik dan dana pensiun, termasuk Institut Jaminan Sosial milik negara, ikut terdampak. Bank Sentral Paraguay mengambil alih pengawasan bank itu awal pekan karena masalah serius pada kecukupan modal.
Senat menyatakan Pena bersalah dengan suara 44-0. Pena ditangkap di kediamannya di Asuncion beberapa menit kemudian. Kejaksaan meminta penahanannya atas dugaan konflik kepentingan, negosiasi ilegal, dan penggelapan dana terkait kolapsnya bank tersebut.
Pena sempat mengirim surat pengunduran diri sebelum pemungutan suara.
"Saya mengundurkan diri untuk menghindari kerugian lebih lanjut bagi negara dan membantu memulihkan ketenangan di Paraguay," tulis Pena.*
(Rikard Djegadut)