INDONEWS.ID

  • Kamis, 26/10/2017 16:38 WIB
  • Presiden Jokowi: Perppu Ormas Dibuat untuk Jaga Persatuan dan Kebinekaan

  • Oleh :
    • very
Presiden Jokowi: Perppu Ormas Dibuat untuk Jaga Persatuan dan Kebinekaan
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di peresmian Rakernas Walubi di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/10/2017). (Foto: Biro Pers Istana)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo menyatakan dengan tegas bahwa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat menjadi UU itu dibuat untuk menjaga persatuan bangsa.

"Untuk apa Perppu Ormas ini dibuat? Jelas sekali untuk menjaga persatuan kita, untuk menjaga kebinekaan kita, untuk menjaga ideologi negara kita Pancasila, untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Presiden saat memberikan sambutan di peresmian Rakernas Walubi di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Baca juga : Presiden Instruksikan Perbaikan Sarana Penghubung yang Rusak Akibat Banjir di Kalimantan Selatan

"Ini menyangkut eksistensi negara di masa-masa mendatang supaya jangan sampai ada yang coba-coba untuk mengganti ideologi negara kita," katanya, seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Untuk diketahui, Perppu Ormas resmi disahkan oleh DPR menjadi UU menggantikan UU Nomor 17 Tahun 2013 pada Selasa, 24 Oktober. Mayoritas anggota Dewan saat itu menyetujui Perppu tersebut untuk disahkan secara mutlak.

Baca juga : Presiden Jokowi Tinjau Sarana Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Banjar

"Perppu Ormas yang telah disahkan oleh DPR dengan mayoritas mutlak. Yang hadir 445, yang mendukung 314, yang tidak mendukung 131. Artinya jelas, banyak yang mendukung," pungkas Presiden. (Very)

 

Baca juga : Presiden Jokowi Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19 Sinovac
Artikel Terkait
Presiden Instruksikan Perbaikan Sarana Penghubung yang Rusak Akibat Banjir di Kalimantan Selatan
Presiden Jokowi Tinjau Sarana Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Banjar
Presiden Jokowi Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19 Sinovac
Artikel Terkini
Akta Kematian Korban SJ-182 Bisa Dicetak Jarak Jauh Berkat Layanan Dukcapil Digital
Di 2021 AMDI Bagi Kue Iklan & Sosialisasi Vaksin Ke Anggotanya
Masukan Mendagri untuk Calon Kapolri, dari Masalah Internal hingga Penegakan Hukum
Data Kemdagri dan Polri Sudah Terintegrasi, Permudah Ungkap Identitas Korban SJ-182 dengan Sidik Jari
Danpasmar 1 : Perhatikan Kerapian dan Kebersihan Satuan Masing-Masing
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir