Daerah

Diskomsantik Pandeglang : Jumlah Korban Meninggal Bencana Tsunami Selat Sunda Masih Bisa Berubah

Oleh : Ronald T - Jum'at, 11/01/2019 15:55 WIB

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi, dan Statistik (Diskomsantik) Pandeglang, Banten, Jawa Barat, Yahya Gunawan menyebutkan jumlah korban meninggal akibat bencana tsunami Selat Sunda kembali berubah. Menurutnya, jumlah itu masih bisa berubah, seiring proses pemutakhiran data yang hingga kini masih terus berlangsung. Sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang mencatat ada 427 warga yang meninggal.

Pandeglang, INDONEWS.ID - Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi, dan Statistik (Diskomsantik) Pandeglang, Banten, Jawa Barat, Yahya Gunawan menyebutkan jumlah korban meninggal akibat bencana tsunami Selat Sunda kembali berubah. Sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang mencatat ada 427 warga yang meninggal.

"Namun lantaran proses verifikasi dan validasi terus berjalan, kini jumlahnya menyusut menjadi 351 orang. Dimana 117 diantaranya adalah warga Pandeglang. Sedangkan 229 warga non Pandeglang. Serta 5 korban lainnya tidak teridentifikasi," terang Yahya, Jumat (11/1/2019).

Dirinya juga memastikan bahwa jumlah itu masih bisa berubah, seiring proses pemutakhiran data yang hingga kini masih terus berlangsung.

"Kami berupaya sedemikian teliti untuk persoalan semua data, khusus untuk yang meninggal baik warga Pandeglang maupun non Pandeglang juga tentu sangat hati-hati. Sebab, yang meninggal itu mendapatkan santunan kematian dari Pemerintah Pusat, makanya kami tidak menginginkan ada yang ketinggalan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten, Jawa Barat akan mengusulkan ke Kementerian Sosial untuk memberikan santunan kepada warganya yang menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda pada akhir tahun 2018 lalu.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita menegaskan, penerima santunan itu nantinya akan diajukan secara bertahap. Sebab saat ini jajarannya masih melakukan update perihal jumlah pasti korban meninggal dunia di Pandeglang.

"Meski jumlah korban belum ditetapkan melalui Keputusan Bupati, tapi karena ini

Artikel Terkait