Bandar Seri Begawan, INDONEWS.ID - KBRI Bandar Seri Begawan menerima kunjungan delegasi Ikatan Pagaruyung yang dipimpin oleh Yang Dipertuan Gadih Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha, sebagai keturunan keluarga Ahli Waris Daulat Yang Dipertuan Raja Pagaruyung.
Delegasi didampingi oleh para warga Brunei keturunan Minang yang merupakan generasi ketiga pewaris keturunan Dato Godam di Brunei Darussalam. Pada Sabtu (27/7/2019) lalu.
Dalam kunjungan muhibah 28 orang delegasi Ikatan Pagaruyung ke Brunei bertujuan untuk memperkuat kembali persaudaraan yang telah terjalin ratusan tahun sejak kedatangan Dato Godam ke Brunei pada abad ke 17.
“Saya senang menerima kunjungan muhibah Ikatan Pagaruyung yang merupakan salah satu bentuk diplomasi antar masyarakat Indonesia-Brunei. Saya harap kunjungan ini tidak berhenti di sini dan disusul dengan kunjungan balasan warga Brunei keturunan Minang ke Sumatera Barat,” ucap Duta Besar RI untuk Negara Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, MA, dalam pertemuan dengan delegasi Ikatan Pagaruyung.
Dalam kunjungan dua hari tersebut, delegasi melakukan silaturahim dengan komunitas warga Brunei keturunan Minang serta komunitas WNI Minang di Brunei. Delegasi juga berencana untuk mengikuti Acara Ramah Tamah dan Pertemuan Masyarakat dengan Sultan Haji Hassanal Bolkiah dalam rangka HUT ke-73 Sultan Brunei pada 28 Juli 2019 lalu, di Taman Haji Sir Muda Omar ‘Ali Saifuddien, Bandar Seri Begawan.
Dato Godam atau Raja Umar bin Bendahara Harun adalah putra Kerajaan Minangkabau yang datang ke Brunei pada zaman pemerintahan Sultan Nasruddin (Sultan Brunei Ke-15, periode 1690-1710).
Loyalitas dan kearifan Dato Godam membuat beliau menjadi salah satu orang kepercayaan Sultan Brunei yang menganugerahkan status bangsawan bagi keturunan beliau dengan gelar “Awang-awang damit”.
Kunjungan muhibah ini kembali memperkuat hubungan antar masyararakat Indonesia-Brunei yang terjalin ratusan tahun lamanya. Selain Sumatera Barat, juga tercatat beberapa warga Brunei keturunan Banjar, Cirebon, Sambas, Riau dan Palembang.