Nasional

Sri Mulyani Akui Dampak Wabah Virus Corona Mulai Terasa

Oleh : Ronald Tanoso - Senin, 17/02/2020 20:40 WIB

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dampak dari mewabahnya virus corona sudah mulai dirasakan efeknya bagi kondisi ekonomi global, tak terkecuali Indonesia.

Dirinya mengatakan saat ini pihaknya sedang terus mengantisipasi perkembangan ekonomi regional dan dampaknya terhadap perekonomian domestik.

Hal ini terutama setelah Singapura merevisi ke bawah asumsi pertumbuhan ekonomi pada APBN-nya menjadi -0,5 persen hingga 1,5 persen setelah terdampak oleh wabah virus corona.

"Artinya titik tengahnya nol persen dan ini sudah yang terendah untuk Singapura," ujar Sri Mulyani di depan para investor dalam acara Indonesia Economic dan Investment Outlook 2020, di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya, perekonomian Singapura diproyeksikan bakal tumbu sebesar 0,5 persen hingga 2,5 persen pada 2020.

Karena itu, untuk mengantisipasi dampak yang tidak terlalu parah bagi ekonomi nasional, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sudah merumuskan sejumlah kebijakan demi mereduksi dampak virus corona.

"Di Asia, kita memiliki Hong Kong, Cina, dan virus corona, yang akan cukup signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tak menampik porsi kue ekonomi dunia saat ini dipegang oleh China sebagai negara terbesar. Sehingga kejadian merebaknya virus corona di negara tersebut juga berdampak ke negara lain.

"Karena China adalah pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia," tandasnya. (rnl)

 

Loading...

Artikel Terkait