Nasional

Bantuan Sosial SENA: Gotong Royong Kunci Pemulihan Masyarakat Terdampak COVID-19

Oleh : very - Sabtu, 23/05/2020 16:10 WIB

PT Solusi Energy Nusantara (SENA) yang bergerak di bidang konsultan dan engineering migas dalam bakti sosial (CSR) di Kelurahan Duri Kepa, Jakarta, Jumat (22/05/2020). (foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID -- Gotong royong menjadi kunci dan sekaligus inti dari pemulihan kehidupan masyarakat Indonesia terkait dengan dampak pandemi Covid-19. Masyarakat Indonesia harus meyakini hanya dengan cara gotong royong pemulihan kehidupan sosial dapat dipercepat. Pada saat bencana nasional seperti inilah gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia akan dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat.

Demikian diungkapan Dominica Diniafiat, Direktur Keuangan dan Administrasi PT Solusi Energy Nusantara (SENA) yang bergerak di bidang konsultan dan engineering migas, saat menghadiri bakti sosial (CSR) di Kelurahan Duri Kepa, Jakarta, Jumat (22/05/2020). Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama SENA Ibnu Asturrachman, Direktur Operasi Yakub dan perwakilan pekerja. Selain Kelurahan Duri Kepa, bakti sosial juga diadakan di beberapa titik Jabodetabek, Surabaya, dan Medan.

“Kami membagikan 1000 paket sembako untuk membantu masyarakat yang benar-benar terkena dampak pandemi Covid-19. Bakti sosial di berbagai tempat dilaksanakan secara perwakilan karena kita harus mengingat imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing dan juga diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Seperti di salah satu RW di Kelurahan Duri Kepa yang berhak menerima diwakili oleh ketua-ketua RT saja.  Di daerah-daerah lain, pelaksanaan juga demikian,” ujar Dominica seperti dikutip dari siaran pers.

Dijelaskan lebih lanjut Dominica, pandemi Covid-19 menjadi ancaman semua orang tanpa melihat strata, suku, agama, kaya atau miskin, ataupun golongan. Dan semua orang terkena dampak dari pandemi tersebut. Sehingga sudah saatnya bagi masyarakat Indonesia untuk menyadari gotong royong sebagai sebuah nilai luhur yang diwariskan para pemimpin bangsa.

“Tanpa gotong royong, kehidupan sosial tidak akan pulih dengan cepat.  Dalam kondisi sekarang ini, kebutuhan pokok sangat diperlukan karena banyak orang tidak dapat bekerja karena adanya covid ini. Orang membutuhkan uluran tangan pihak lain untuk bertahan hidup. Dan, kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlangsung. Masyarakat kecil menghadapi dua ancaman yang sangat serius yakni bertahan hidup dan bertahan dari ancaman pandemi itu sendiri. Dengan gotong royong setidaknya, kita membantu masyarakat yang terdampak untuk bertahan hidup,” ujarnya lebih lanjut.

Direktur Keuangan dan Aministrasi SENA ini juga mengharapkan bahwa pandemi Covid-19 dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali beraktifitas meskipun dalam posisi new normal. Untuk mempercepat pemulihan kehidupan sosial, dibutuhkan juga peran serta masyarakat untuk mau mematuhi imbauan pemerintah.

Dikatakan, gotong royong itu juga membutuhkan komitmen bersama jika menginginkan pandemi berkurang, Caranya adalah dengan mematuhi imbauan pemerintah seperti tidak mudik ataupun bergerombol. (Very)

Loading...

Artikel Terkait