Bisnis

Tolak Bantuan IMF, Rizal Ramli Mampu Selamatkan BII

Oleh : very - Kamis, 28/05/2020 08:53 WIB

Ekonom Senior DR Rizal Ramli. (Foto: Ist).

Jakarta, INDONEWS.ID – Ekonom senior Rizal Ramli menceritakan gebrakkannya selama menjabat Menteri Ekonomi dan Industri di era Presiden Abdurrahman Wahid. Kala itu, dia melakukan penyelamatan Bank Internasional Indonesia (BBI) tanpa mengucurkan bailout atau dana talangan dari pemerintah.

Mantan Menko Kemaritiman itu era Presiden Joko Widodo itu menceritakan bahwa upaya yang dilakukannya itu mampu menyelamatkan BII dari kehancuran pada tahun 2000 silam. Padahal, kata Rizal, BII merupakan bank yang kapasitasnya sembilan kali lebih besar dari Bank Century.

Waktu itu, kata Rizal Ramli, dirinya sempat mendapat rekomendasi dari Bank Dunia dan IMF. Rekomendasi itu yakni agar pemerintah memberi dana talangan ke BII sebesar Rp 5 triliun atau menutup BII dengan dana Rp 5,5 triliun.

Namun, Rizal tidak mau mendengar rekomendasi itu. Dia malah memilih menggunakan ilham yang diberikan Tuhan kepadanya.

"Saya berpikir, kok RR tukang kritik bailout bank kok mesti tanda tangan bailout BII. Akhirnya saya minta izin sama yang kuasa," ujarnya seperti dikutip RMOL.

Dia kala itu dia memanggil Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Anwar Nasution yang juga merupakan dirut Bank Mandiri. Dalam pertemuan tersebut, dia meminta agar mengumumkan Bank Mandiri ambil alih BII.

"Supaya ada umbrela of confidence. Kemudian kita ganti direksi BII, dan ketiga kita umumkan video BII sudah diambil alih oleh Bank Mandiri dan nasabah tidak usah takut karena di belakang Bank Mandiri ada Republik Indonesia," ujarnya mengisahkan upaya penyelamatan BII tersebut.

Skema itu terbukti. Hanya dalam waktu kurang dari 6 minggu uang BII kembali lagi dan bank tersebut menjadi stabil.

Setelah itu, Rizal Ramli memanggil kembali Anwar Nasution. Dia meminta Anwar agar mengumumkan bahwa perkawinan antara BII dan Bank Mandiri batal.

"Gunakan saja sebanyak mungkin istilah asing supaya (nasabah) pada bingung, pokoknya perkawinan ini batal," ujarnya.

Hal ini, katanya, merupakan pertama kali dalam sejarah penyelamatan bank tanpa harus mengucurkan dana. "Ini merupakan kali pertama kali dalam sejarah Indonesia menyelamatkan bank tanpa duit dan Rizal Ramli lakukan itu," ujar Bang RR, panggilan Rizal Ramli.

Hal tersebut sangat berbeda dengan upaya penyelamatan Bank Century dimana pemerintah harus mengucurkan dana yang besar. Menurut Rizal, Bank Century tidak layak mendapat dana talangan apalagi mencapai Rp 6,7 triliun.

"Bank Century sebetulnya hanya butuh duit Rp 2 triliun dan diselamatkan 1 hari bukan 8 bulan. Itu saja KPK nggak ngerti-ngerti," ujar Rizal Ramli.

Rizal mengatakan, argumen sistemik yang digunakan sebagai dasar penggelontoran bailout Century sangat menyesatkan. Sebab, secara kapasistas Bank Century bukan bank besar. (Very)

Loading...

Artikel Terkait