Nasional

Ungkap Peran NU dalam Perang 10 November 1945, ISNU DKI Jakarta Gelar Webinar

Oleh : very - Rabu, 14/10/2020 11:42 WIB

Seminar "Mengungkap Peran Nahdlatul Ulama dalam Perjuangan Rakyat Surabaya dan sekitarnya Melawan Sekutu Sebelum dan Pada 10 November 1945", yang akan digelar pada Sabtu, 7 November 2020, jam 09.00 - 12.00 WIB. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Bangsa Indonesia akan memperingati 75 tahun Hari Pahlawan pada 10 November 2020 mendatang. Peringatan ini merupakan perjuangan rakyat Surabaya dan sekitarnya dengan didukung oleh pemerintah setempat dalam menghadapi ultimatum atau ancaman pasukan Sekutu untuk menyerah. Alih-alih menyerah, rakyat Surabaya dan sekitarnya bersama-sama pemerintah daerah malah mengangkat senjata melakukan perlawanan semesta atau total. Pemuda Sutomo atau lebih dikenal dengan panggilan "Bung Tomo" mengobarkan semangat perjuangan melalui siaran radio RRI pada waktu itu. 

Namun tahukah Anda bahwa sesungguhnya beberapa minggu sebelum itu, tepatnya pada 22 Oktober 1945, Nahdlatul Ulama (NU) melalui Pendiri dan Pemimpinnya, KH Hasyim Asy`ari, telah mengeluarkan Fatwa Jihad Fi Sabililillah kepada para Nahdliyyin (warga NU) dan umat Islam secara keseluruhan, serta Resolusi Jihad Fi Sabililillah kepada jajaran Pemerintah Indonesia di Surabaya dan sekitarnya untuk bersiap melawan serangan Sekutu? Isi Fatwa dan Resolusi itu intinya adalah "kewajiban umat Islam, pria dan wanita, untuk mempertahankan tanah airnya". Fatwa dan resolusi Jihad ini dimuat di Harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta, edisi 26 Oktober 1945, dan berita LKBN Antara edisi 25 Oktober 1945.

“Sejarah membuktikan bahwa Fatwa dan Resolusi Jihad tersebut telah menggerakkan warga dan para santri untuk menghantam pasukan Sekutu yang menyerang Surabaya. Namun ironisnya, buku-buku pelajaran Sejarah Indonesia yang menjadi rujukan para siswa-siswi SD hingga SMA dan bahkan tidak termuat di buku-buku referensi kuliah mahasiswa Program Studi Sejarah di Indonesia,” ujar Tjoki Aprianda Siregar, Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Keta Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nadhlatul Ulama (ISNU) DKI Jakarta, melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (14/10).

Karena itu, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2020, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk "Mengungkap Peran Nahdlatul Ulama dalam Perjuangan Rakyat Surabaya dan sekitarnya Melawan Sekutu Sebelum dan Pada 10 November 1945", yang akan digelar pada Sabtu, 7 November 2020, jam 09.00 - 12.00 WIB. Seminar ini menghadirkan Keynote Speech Dr. H. Helmy Faishal Zaini, Sekretaris Jenderal PBNU, dan 2 (dua) narasumber, yakni KH Dr. Agus Sunyoto, tokoh PBNU yang juga penulis buku "Fatwa Resolusi Jihad, Sejarah Perjuangan Rakyat Semesta di Surabaya, 10 November 1945", dan Prof. Dr. Asvi Warman Adam, Sejarawan Senior LIPI.

Webinar atau seminar yang akan diadakan secara virtual ini diharapkan dihadiri para peminat sejarah, sejarawan, komunitas sejarah dan budaya, akademisi, guru sejarah, pejabat instansi terkait, warga NU, dan media.

“Webinar ini diharapkan membangun kesadaran publik, termasuk otoritas terkait, mengenai peran NU dalam perjuangan rakyat Surabaya dalam kurun waktu Oktober - November 1945 yang tampak terlupakan dan luput dari perhatian mereka,” ujarnya. (Very)

 

Loading...

Artikel Terkait