Nasional

Sri Mulyani Bicara APBN yang Hasilnya Tak Sesuai Harapan, Rocky Gerung: Jangan Bawa-bawa Tuhan dalam Kedunguan Kebijakan

Oleh : very - Kamis, 18/02/2021 09:54 WIB

Pengamat Politik Rocky Gerung. (Foto: Pikiran Rakyat Bekasi)

Jakarta, INDONEWS.ID --- Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan bahwa dirinya sudah menyusun rancangan APBN sebaik mungkin namun hasil yang didapat sebaliknya. Karena, kata Sri Mulyani, manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan.

Pengamat Politik Rocky Gerung mengeritik pernyataan Sri Mulyani tersebut. Katanya, seharusnya Sri Mulyani tidak boleh berbicara seperti itu, karena dia adalah seorang ekonom.

"Sri Mulyani gak boleh ngomong begitu karena dia ekonom, datang dengan data, laboratoriummya adalah angka. Masa kesalahan dilimpahkan pada kehendak Tuhan, ya gak bisa dong," katanya seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari tayangan kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu, 17 Februari 2021.

Rocky lantas menduga bahwa rancangan APBN yang dibuat Sri Mulyani tidak berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dia merencanakan itu tanpa meminta petunjuk presiden. Jadi mestinya petunjuk itu kan datang dari presiden bahwa target mesti sekian. Jadi jangan salahkan langit hal-hal yang disebabkan kedunguan di bumi," ujar Rocky.

Menurutnya, Sri Mulyani harus membedakan antara kehidupan politik dan kehidupan religi, karena pengawasan politik itu datang dari oposisi bukan dari Tuhan.

"Kalau kita religius, kita niatkan kehidupan kita itu diawasi oleh langit. Tapi dalam politik, pengawasan itu bukan dari langit tapi dari oposisi," kata Rocky.

Lebih lanjut, Rocky menuturkan bahwa sejak awal bahkan sebelum pandemi, oposisi dan para kritisi sudah menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia buruk, tapi sayangnya tidak pernah didengarkan oleh pemerintah.

"Padahal oposisi sudah terangkan pada Ibu Sri Mulyani bahwa ekonomi berbahaya loh, karena dari awal sebelum Covid kita sudah hancur lebur, karena cara menyusun anggaran itu tidak memproteksi rakyat tapi justru memproteksi korporasi. Itu adalah sinyal dari ekonom yang belajar metodologi," tuturnya.

Oleh karena itu, Rocky meminta Sri Mulyani untuk tak menyalahkan Tuhan, karena yang terjadi sekarang adalah kesalahan kebijakan.

"Jadi jangan bawa-bawa Tuhan kalau soal kedunguan kebijakan. Itu kritik saya kepada Ibu Sri Mulyani sebagai menteri. Harus diakui bahwa istana salah membaca sinyal dan tidak mau mendengarkan alarm dari pengamat kritis, kan itu soalnya," kata Rocky.

"Kan urusan APBN gak ada urusan sama Tuhan, lain kalau Tuhan diundang dalam proses perubahan APBN," sambungnya.

Rocky pun meminta Sri Mulyani untuk mengundurkan diri, seandainya sudah tidak mampu lagi mengurus keuangan negara.

"Iya mestinya menyerah, artinya mengundurkan diri. Kenapa? Karena dia bilang langit tidak merestui, kalau langit tak merestui ya mundur aja, jangan diputer-puter segala macam," ujar Rocky.

Terakhir, pengamat politik itu menekankan bahwa apa terjadi sekarang soal kondisi ekonomi di Indonesia, bukan karena Tuhan berkehendak lain, tapi memang ada kesalahan dalam menyusun kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

"Jadi kita paham itu sebagai kekacauan ekonomi makro. Pemimpinnya adalah presiden, jadi sebenarnya Sri Mulyani mau bilang ini tidak direstui oleh langit, dengan kata lain presiden salah memberi arah," ujarnya.

"Lebih kacau lagi kenapa arah yang salah itu baru diungkapkan ke publik oleh Sri Mulyani. Mestinya dari semester pertama sudah kelihatan arahnya buruk. Jadi di dalam upaya merawat akal sehat kita balikkan itu sebagai kesalahan kebijakan, tidak ada urusan dengan langit," pungkas Rocky. (Very)

Loading...

Artikel Terkait